Sabtu, 16 Mei 2026

Angelina Sondakh Tersangka

Yani: Aziz Belum Tentu Penggiring Proyek Grup Permai

Penyebutan nama politisi Golkar Aziz Syamsuddin sebagai penggiring proyek untuk Grup Permai oleh Wakil Direktur Keuangan Grup Permai Yulianis

Tayang:
Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebutan nama politisi Golkar Aziz Syamsuddin sebagai penggiring proyek untuk Grup Permai oleh Wakil Direktur Keuangan Grup Permai Yulianis tak serta merta membuatnya terlibat, tanpa didukung bukti lainnya.

"Penyebutan nama orang itu sering. Tapi, penyebutan itu tidak berarti setiap orang terlibat. Betapa banyak orang yang disebut nama oleh Nazaruddin, termasuk pimpinan KPK sendiri," ujar politisi PPP Ahmad Yani di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (10/10/2012).

Kolega Aziz di Komisi III DPR RI ini menambahkan, kalau mereka yang terlibat dalam perkara karena namanya disebut di persidangan, seharusnya pimpinan KPK juga diperiksa. Kala disidang, Nazaruddin menyebut beberapa pimpinan KPK Jilid II menerima suap.

"Jadi kalau hanya penyebutan nama tanpa fakta dukungan bukti yang lain, saya kira masih belum bisa (disebut terlibat). Seribu orang menyebut nama itu, baru satu alat bukti. Makanya harus ditunjang dengan satu alat bukti lainnya baru bisa disebut dua alat bukti," terang Yani.

Ketika wartawan meminta tanggapan atas penyebutan namanya di persidangan dan kemungkinan diperiksa di KPK, Aziz kurang bergairah. Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini hanya mengucapkan jawaban pendek, "No comment, no comment. Lihat saja perkembangannya."

Nama Aziz disebut ketika Yulianis ditanya salah satu anggota majelis hakim Anwar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2012), siapa saja anggota DPR yang menjadi penggiring proyek untuk Permai Grup tahun 2009 sampai 2010.

"Untuk Kejaksaan anggota Komisi III Aziz Syamsuddin, Kemenag, Zulkarnain, Karding, Olly Dodo Kambey. Said di Kemenag. Mereka hanya ditulis komisinya, Komisi 8, Komisi 3. Untuk Kemenkes orang PKS, siapa tuh namanya saya lupa," ujar Yulianis.

Dalam kesaksiannya, Yulianis juga menyebut banyak proyek yang digarap perusahaan milik Muhammad Nazaruddin. Semuanya adalah proyek di kementerian seperti Kemenhub, Kemenkes, Kemenag, Kejaksaan, Kemenpora, Kemendiknas.

Menurut Yulianis, para penggiring proyek untuk Permai Grup berbeda-beda. Ada dari mereka yang sudah menangani proyek pada 2009, dan ada yang baru menangani proyek pada 2010. Sedang Angelina dan Wayan menjadi penggiring proyek sejak 2010.

Klik:

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved