Senin, 8 Juni 2026

Anak Menteri Kecelakaan

IPW Desak Polisi Tahan Anak Hatta Rajasa

Polda Metro Jaya diminta segera melakukan penahanan terhadap anak kandung Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, M Rasyid Amirulloh

Tayang:
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Anwar Sadat Guna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya diminta segera melakukan penahanan terhadap anak kandung Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, M Rasyid Amirulloh Rajasa.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, menilai, ada tiga poin yang mengharuskan anak besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut harus segera ditahan.

Di antaranya, jika dibiarkan bebas, bukan tidak mungkin adik ipar Sekjen Partai Demokrat Edhy Baskoro Yudhoyono itu, akan menghilangkan barang bukti.

"Poin pertama agar tidak menghilangkan barang bukti," ujar Neta S Pane, ketika berbincang dengan wartawan termasuk Tribunnews.com, Selasa (1/1/2013).

Poin kedua, lanjut Neta, jika ditahan, akan mencegah upaya melarikan diri.

"Tidak melarikan diri sehingga polisi bisa dengan cepat memproses kasus ini," kata Neta.

Poin terakhir, imbuhnya, proses penahanan juga menyangkut rasa keadilan masyarakat. "Jika anak pejabat itu tidak segera ditahan, berarti Ditlantas Polda bersikap diskriminatif dalam melakukan penegakan hukum," kata Neta.

Sebelumnya, diberitakan sebuah mobil mewah Jeep BMW bernomor polisi B 272 HR menabrak sebuah mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY di ruas Jalan Tol Jagorawi tepatnya di KM 3500, pada Selasa (1/1/2013) dini hari.

Akibat peristiwa tersebut dua orang tewas dan tiga lainnya mengalami luka serius.

Dari data yang diperoleh kelima korban diketahui bernama Harun (57), dan M. Raihan (14 bulan) yang tewas, sementara korban luka yakni Nung (30), Moh Rifan, Supriyati (30).

"Korban Harun beralamat di Jalan Semangka 1 N0 99, Cibodas Sari, Tangerang," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Selasa (1/1/2013).

Peristiwa kecelakaan tersebut, kata Rikwanto saat Jeep BMW yang dikendarai oleh M Rasyid Amirulloh Rajasa (22) tengah melintas dari arah Cililitan menuju Bogor, namun ketika di KM 3500 pengemudi Jeep BMW langsung menghantam Luxio.

"Diduga pengemudi sedang mengantuk dan menabrak kendaraan Luxio F1622CY dari belakang," katanya.

Kini kedua korban meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara tingkat I Raden Said Sukanto. Di rumah sakit yang sama, ketiga korban luka mendapat perawatan. Kasusnya sendiri kini ditangani Laka Lantas Polda Metro Jaya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved