BNP2TKI: Gaji TKI di Taiwan Naik Tahun 2013

Kelapa Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat menuturkan, sepuluh tahun

Penulis: Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelapa Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat menuturkan, sepuluh tahun belakangan sejak tahun 2002, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja sebagai perawat orang tua lanjut usia di Taiwan praktis tak pernah mengalami kenaikan upah.

"Merujuk hasil pertemuan antara KDEI (Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia-Perwakilan RI di Taiwan) di Bali pada bulan Agustus 2012 kedua pemerintah menyepakati upaya kenaikan gaji TKI di Taiwan," ujar Jumhur dalam jumpa pers Capaian Kinerja Pelayanan BNP2TKI 2011-2012 di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2013).

Jumhur menuturkan, kesepakatan yang ditindaklanjuti BNP2TKI bersama KDEI di Taiwan pada 14 Desember 2012 kemudian menetapkan gaji TKI sebesar 18.780 NTD (Rp 6.291.300) atau naik 18,56 persen, yang diberlakukan mulai 1 Februari 2013. Sebelumnya hanya Rp 5.148.000.

"Kenaikan ini berlaku bagi eks TKI Taiwan yang memperpanjang kontrak kerja berikutnya setelah menyelesaikan periode kontrak pertama selama tiga tahun," lanjutnya.

Saat ini sekitar 180 ribu TKI bekerja di Taiwan, 85 persen diantaranya merupakan sektor rumah tangga (domestik), 15 persen sisanya merupakan sektor formal untuk pengguna berbadan hukum atau perusahaan konstruksi. Penempatan TKI di Taiwan tergolong paling besr di kawasan Asia Pasifik.

"Jumlah penempatan TKI ke Taiwan pada 2011 sebesar 78.865 dan pada tahun 2012 mengalami kenaikan 3 persen dengan jumlah 81.071 TKI," jelas Jumhur.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved