Gubernur Bank Indonesia
Hanura: Kami Tak Menolak, Tapi Minta Tambahan Calon Selain Agus Marto
raksi Hanura meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan calon tambahan untuk bersaing bersama Agus Martowardojo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Fraksi Hanura meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan calon tambahan untuk bersaing bersama Agus Martowardojo menjadi calon Gubernur Bank Indonesia (BI).
Permintaan Hanura ini bukan berarti menolak calon yang diajukan Presiden SBY.
"Kami menyatakan minta tambah dari satu. Kami akui Pak Agus Marto bagus. Agus bagus. Dia bankir. Dia juga sekarang Menkeu. Mumpunilah dia," ungkap anggota komisi XI DPR dari Fraksi Hanura, Fauzi Ahmad di kompleks Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/3/2013).
Pasalnya, bila merujuk pada Undang-undang BI, Presiden maksimal mengajukan tiga calon. Itu berarti tak salah jika Presiden hanya satu calon.
Tetapi, dia tegaskan, UU BI juga mengatakan tetap harus menyerap aspirasi dari masyarakat.
"Baiknya ada calon pendamping. Bukan artinya tidak setuju dengan calon pendamping. Kami menyatakan demikian. Sama sekali tidak menolak," tegas dia.
"Kita menghargai surat bapak Presiden atas pencalonan itu. Lalu kami menyatakan minta tambahan calon lagi," jelasnya lagi.
Hingga kini pertemuan masih belum selesai di Komisi XI DPR.