Selasa, 14 April 2026

Putri Bung Karno Pertanyakan Cap Penghianat Terhadap Ayahnya

Putri sulung bekas Presiden Soekarno, Rachmawati

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Putri sulung bekas Presiden Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, mempertanyakan gelar pahlawan yang diberikan pemerintah kepada ayahnya, Soekarno.

Menurutnya sangat aneh Bung Karno, sebutan populer Soekarno, diberikan gelar pahlawan sementara dicap sebagai 'penghianat' dalam Ketatapan MPR Nomor 1/MPR/2003 tentang pencabutan kekuasaan pemerintah negara dari Presiden Soekarno.

"Orang yang dicap penghianat bangsa justru dikasih gelar pahlawan dua kali. Saya ingin tahu dimana seorang penghianat diberikan gelar pahlawan nasional," ujar Rachmawati, usai persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (25/3/2013).

Menurut Rachmawati, Tap MPR tersebut memberikan ekses negatif kepada keluarga Bung Karno secara politik dan hukum.

Akibatnya, lanjut Rachmawati, keluarga mereka sering mendapat intimidasi, teror, perampasan hak misalnya sulit memperoleh pendidikan formal karena diklaim komunis.

Rachmawati menilai pemerintah tidak serius dalam memberikan gelar pahlawan kepada Bung Karno karena belum menghapus Tap MPR tersebut.

"Saya tidak tahu ada agenda pragmatis apa hingga pemerintah mempermainkan TAP MPRS ini," tandasnya.

Sebelumnya, Rachamwati dan Universitas Bung Karno serta Partai Pelapor mengajukan gugatan terhadap Pasal 6 angka 30 TAP MPR/2003 tentang peninjauan terhadap status materi dan status hukum ketetapan MPRS dan MPR RI Tahun 1960 sampai dengan 2002.

Sumber: TribunJakarta
Tags
Soekarno
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved