Breaking News:

Kelompok Bersenjata Serang Lapas

Pro Kontra Pernyataan Menhan Atas Kasus LP Cebongan

penyerangan dan pembunuhan empat tahanan LP Cebongan Sleman oleh 11 anggota Kopassus

zoom-inlihat foto Pro Kontra Pernyataan Menhan Atas Kasus LP Cebongan
Tribunnews.com/Ismanto
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro bahwa penyerangan dan pembunuhan empat tahanan LP Cebongan Sleman oleh 11 anggota Kopassus bukan bagian dari pelanggaran HAM menuai beragam reaksi publik.

Pro dan kontra atas pernyataan Menhan itu pun langsung meluncur setelah konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (11/4/2013).

Redaksi Tribunnews.com mencoba menyuguhkan beragam pendapat berbagai pihak atas pernyataan Menhan.

1. Mendukung

Sejumlah pihak mendukung pernyataan Menhan yang menyatakan kasus penyerangan LP Cebongan bukan pelanggaran HAM. Di antaranya, menurut Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin. Dia menilai kasus itu tidak memenuhi unsur pelanggaran HAM.

"Menurut penelusuran saya juga memang tak memenuhi unsur sebagai pelanggaran HAM," jelas TB Hasanuddin kepada Tribunnews.com, Jumat (12/4/2013).

Senada dengan itu, anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat. karena kasus lapas Cebongan tersebut sudah diakui dilakukan oknum anggota Kopassus yang berjumlah 11 orang yang tidak bisa menerima komandannya dikeroyok dan dianiaya secara keji oleh sejumlah preman.

"Mereka sudah mengaku yang melakukan penyerangan dan siap untuk diadili dan dihukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ungkap anggota Dewan Pembina Partai Gerindra itu, kepada Tribunnews.com, Jumat (12/4/2013).

Karenanya, menurut Martin, Pengadilan Militer sudah bersiap untuk melaksanakan peradilan mengenai kasus ini.

"Saya kira kasusnya sudah jelas. Bahwa ada tindakan kriminal yang sudah diketahui dan diakui oleh pelaku sendiri. Merekalah yang melakukan," tegas dia.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved