Selasa, 19 Mei 2026

Ujian Nasional

Api tak Mampu Hanguskan Semangat Mereka

Apa yang dialami Ega, tak jauh beda dengan Mohamad Ferdiyansyah (12), siswa kelas VI SDN 09 Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Tayang:

Lita (33), bibi Ferdi mengatakan, sejak kelas I SD, Ferdi selalu juara di kelasnya.

"Sekarang aja ranking III, kalau dulu, dia selalu juara I. Dia anaknya pintar," jelas Lita kepada Warta Kota.

Karena itu, Lita tak khawatir jika Ferdi tidak bisa belajar dalam menghadapi UN kali ini.

"Habis mau belajar di mana? Di posko pengungsian enggak mungkin. Buku-buku juga enggak ada. Tapi, anaknya bilang, enggak usah belajar kalau memang enggak ada buku dan tempat. Dia yakin bisa," papar Lita.

Tanpa Seragam

Kondisi serupa dialami Egis Santika (11), murid kelas VI SD 10 Petang Bukit Duri. Perlengkapan sekolah mulai dari alat tulis hingga seragam yang sudah dipersiapkan orangtuanya, Lita Pandiari (42) dan Urip Hermansyah (41), turut dilahap si jago merah.

Beruntung, pihak sekolah mengerti kondisi anak didiknya. Tanpa mengenakan seragam, pihak sekolah memerkenankan mereka turut mengikuti ujian.

"Tapi tadi anaknya sempat nangis, karena malu enggak pakai seragam, walaupun pihak sekolah sudah siapkan seragam di sekolah. Akhirnya, tadi pinjam dulu dari teman-temannya," ungkap Lita Pandiari (42), ibu Egis.

Lita berharap, anak keduanya tidak terpengaruh dengan peristiwa yang menyebabkan rumah tiga lantainya di RT 15/03, Kelurahan Kampung Melayu ludes terbakar. Ia berharap sang anak tetap mengikuti ujian dengan baik, dan dapat melanjutkan pendidikannya ke SMPN 26, seperti yang dicita-citakannya.

"Dari Kelas I sampai pembagian rapot terakhir kemarin, Egis masuk peringkat 10 besar di kelas. Insya Allah bisa lulus dan masuk SMP 26, walaupun tadi masih terlihat shock," beber Lita. (*)

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved