Aktivis dan Jurnalis RI Ditangkap Israel
FPN Desak Prabowo Bebaskan Jurnalis dan Aktivis Kemanusiaan Indonesia yang Ditangkap Israel
Free Palestine Network (FPN) meminta Presiden Prabowo Subianto membebaskan jurnalis Indonesia yang ditangkap militer zionis Israel.
Ringkasan Berita:
- FPN mendesak Prabowo membebaskan jurnalis dan relawan Indonesia yang ditangkap Israel.
- Penangkapan relawan di perairan internasional dinilai melanggar UNCLOS dan Konvensi Jenewa.
- HNW meminta Prabowo melobi Donald Trump demi membebaskan lima WNI yang ditahan.
TRIBUNNEWS.COM - Free Palestine Network (FPN), jaringan solidaritas yang mendukung perjuangan rakyat Palestina, meminta Presiden Prabowo Subianto membebaskan jurnalis Indonesia yang ditangkap militer zionis Israel di perairan internasional saat berlayar bersama armada Global Sumud Flotilla dalam misi mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Diketahui, lima dari sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) termasuk jurnalis dan aktivis ditangkap militer Israel.
"Kami berharap Bapak Presiden Prabowo turun tangan membebaskan relawan kemanusiaan dan jurnalis indonesia yang ditangkap rezim Zionis Israel," harap Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, kepada Tribunnews, Selasa (19/5/2026).
"Para relawan kemanusiaan dan jurnalis Indonesia ditangkap rezim zionis Israel di perairan internasional. FPN mengutuk keras tindakan sewenang-wenang Israel ini," tegas Furqan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pakar FPN, Dina Y. Sulaeman menyatakan penangkapan relawan kemanusiaan dan jurnalis sipil di perairan internasional merupakan pelanggaran terhadap prinsip kebebasan navigasi sebagaimana diatur dalam United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS).
"Selain itu juga bertentangan dengan Konvensi Jenewa yang menjamin perlindungan warga sipil, pekerja kemanusiaan, dan jurnalis dalam situasi konflik bersenjata," ungkap Dina.
Desakan agar Prabowo segera bertindak juga disampaikan Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW).
Ia meminta Prabowo melobi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump guna membebaskan lima WNI yang ditahan militer Israel.
HNW mengatakan, Donald Trump kerap dijadikan alasan di balik langkah Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BOP). Sebab, Israel dinilai hanya mau mendengarkan arahan Trump.
Di sisi lain, kata dia, Prabowo memiliki modal diplomasi yang kuat lantaran sempat mendapat pujian luar biasa dari Trump beberapa waktu lalu.
"Saya kira ini juga momentum yang baik untuk Pak Prabowo menyampaikan pada Donald Trump bila Anda memang tulus dengan pujian Anda kemarin itu, sekaranglah Anda membuktikan bahwa BOP itu memang untuk menghadirkan perdamaian," kata HNW saat menerima Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
HNW menegaskan, lima WNI yang terdiri dari empat jurnalis dan satu aktivis tersebut tidak bermaksud mengobarkan perang, melainkan murni membawa misi kemanusiaan ke Jalur Gaza.
Baca juga: 5 WNI Ditahan Israel, Kemenlu Kecam Keras, Prabowo Diminta Lobi Trump
Selain melobi AS, HNW juga meminta pemerintah Indonesia mencontoh langkah diplomasi Malaysia.
Ia berharap Prabowo dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dapat memaksimalkan lobi internasional bersama negara-negara lain yang warganya turut ditahan Israel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Aksi-Free-Palestine-di-CFD-Jakarta_20250921_130717.jpg)