Rukmana Kaget Adiknya Jadi Korban Runtuhnya Tambang Freeport
Rukmana menuturkan, setelah mendengar kabar tersebut, ia mencemaskan keadaan adiknya.
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Rukmana, kakak kandung Muhtadi, mengaku kaget saat pertama kali dikabarkan adiknya jadi korban runtuhnya tambang bawah tanah di area Big Gossan, Timika, Papua.
"Saya pas dengar kabar kaget banget," kata Rukmana kepada Tribunnews.com di Rumah Sakit Premier Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (22/5/2013).
Rukmana menuturkan, setelah mendengar kabar tersebut, ia mencemaskan keadaan adiknya. Ia pun berdoa agar sang adik selamat.
"Saya juga cemas saat itu, memikirkan kondisi Muhtadi," ujarnya.
Begitu mengetahui sang adik akan dibawa dan dirawat ke Jakarta, ia segera bergegas meninggalkan rumahnya di Garut, Jawa Barat, menuju Jakarta. Rukmana tiba di Jakarta, Rabu (15/5/2013) sore, dan langsung menuju Rumah Sakit Premier Bintaro.
Muhtadi adalah satu dari lima korban runtuhnya tambang bawah tanah di area Big Gossan, PT Freeport. Hingga kini, Muhtadi dan keempat orang lain, masih menjadi perawatan di ruang Critical Care Unit (CCU) Rumah Sakit Premier Bintaro, Tangerang Selatan. Lima orang yang masih dalam perawatan di ruang CCU adalah:
- Muhtadi
- Florentinus Kakupu
- Hasbullah
- Towali
- Ahmad Rusli (*)