Kamis, 28 Mei 2026

Korupsi Alat Kesehatan

Pemenang Proyek Pengadaan Alat Kesehatan 2007 Ditunjuk Langsung

Wahyudi mengetahui pemenang proyek ditunjuk langsung, karena mendengar dari rekan-rekannya.

Tayang:
Penulis: Edwin Firdaus

Proyek pertama, pengadaan alat kesehatan dan perbekalan dalam rangka wabah flu burung tahun anggaran 2006, di Direktorat Bina Pelayanan Medik Dasar Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik.

Proyek kedua, penggunaan sisa dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2006, pada Direktorat Bina Pelayanan Medik Dasar Ditjen Bina Pelayanan Medik Depkes.

Proyek ketiga, pengadaan peralatan kesehatan untuk melengkapi rumah sakit rujukan penanganan flu burung dari DIPA anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) perubahan tahun anggaran 2007.

Keempat, pengadaan reagen dan consumable penanganan virus flu burung dari DIPA APBN-P tahun anggaran 2007.

Ratna disebut mengatur perusahaan yang menjadi pelaksana proyek-proyek tersebut. Perbuatannya menguntungkan sejumlah perusahaan sekaligus merugikan keuangan negara.

Korporasi yang diuntungkan dari empat proyek pengadaan ini adalah PT Rajawali Nusindo, PT Prasasti Mitra, PT Airindo Sentra Medika, PT Fondaco Mitratama, PT Kartika Sentamas, PT Heltindo Internasional, PT Kimia Farma Trading, PT Bhineka Usada Raya, dan PT Chaya Prima Cemerlang.

Dalam pengadaan pertama dan kedua, kata jaksa, muncul kerugian negara sekitar Rp 10,2 miliar, sesuai penghitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Dalam pengadaan ketiga (Kerugian) sebesar Rp 27,9 miliar sesuai dengan laporan BPKP," sambung jaksa Kadek.

Pada pengadaan keempat, kerugian negara sekitar Rp 12,3 miliar. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved