Rabu, 8 April 2026

Pemilu 2014

IPNU: Jangan Pilih Caleg dan Capres yang Berlatar Belakang Islam Radikal

Masyarakat lanjut Khairul kadang dibuat bingung dengan penampilan para tokoh-tokoh yang mendadak peduli

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Khairul Anam Harisah meminta kepada masyarakat Indonesia agar tidak memilih calon anggota legislatif dan calon presiden yang memiliki latar belakang islam radikal.

"Masyarakat Indonesia harus memilih calon anggota legislatif dan calon presiden yang  tidak memiliki hubungan atau pernah berafiliasi dan menjadi bagian dari gerakan Islam radikal," kata Khairul melalui siaran persnya di Jakarta, Selasa (24/9/2013).

Khairul mengatakan masyarakat Indonesia juga harus menjadi pemilih-pemilih yang cerdas dan tidak hanya termanipulasi oleh penampilan sesaat, karena pilihan saat ini akan menentukan nasib Indonesia lima tahun ke depan.

"Masyarakat Indonesia harus memilih calon anggota legislatif dan calon presiden yang memiliki komitmen dan kepedulian yang besar terhadap dunia pendidikan," katanya.

Masyarakat lanjut Khairul kadang dibuat bingung dengan penampilan para tokoh-tokoh yang mendadak menjadi peduli dan dekat dengan mereka.

"Entah karena mereka memang benar-benar ingin memperjuangkan aspirasi masyarakat atau sekadar ikut serta meramaikan pesta demokrasi, wallahu a’lam,"

"Masyarakat Indonesia harus memilih calon anggota legislatif dan calon presiden yang tidak pernah tersandung masalah korupsi dan berkomitmen untuk siap memberantas korupsi," tutup Khairul.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved