Jaringan Kelompok ISIS
Sang Ibunda Tak Yakin Firman Anggota ISIS
Firman Hidayat Silalahi (36) digrebek warga di rumahnya di Jalan STM Mandiri, RT 4/9, Kelurahan Kemiri Muka
TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Firman Hidayat Silalahi (36) digrebek warga di rumahnya di Jalan STM Mandiri, RT 4/9, Kelurahan Kemiri Muka, Beji Depok, Jumat (22/8/2014) dinihari pukul 01.00 WIB.
Ia dicurigai terlibat kelompok jaringan radikal terlarang Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Firman kemudian diamankan polisi dari rumahnya dan dibawa ke Mapolresta Depok untuk menjalani pemeriksaan.
Ibunda Firman, Tarti Rosmina Marbun (60) saat ditemui mengaku kecewa atas penangkapan anaknya. Dirinya, sambil menghel nafas panjang, tak percaya anaknya terlibat kelompok terlarang. Tarti kemudian berujar, akan naik haji ke tanah suci, bulan depan.
"Saya yakin anak saya tidak ikut kelompok-kelompok teroris atau kelompok begituan," kata Tarti saat ditemui , Jumat (22/8/2014) siang.
Tarti bersama suaminya Firdaus Silalahi (60) tinggal di rumah yang berdempetan langsung dengan rumah Firman. Firman merupakan anak pertama dari dua bersaudara anak pasutri Tarti dan Firdaus.
"Anak saya orangnya tidak macam-macam. Saya sedih dia harus menghadapi ini. Apalagi minggu depan saya akan naik haji," tutur Tarti.
Marina Marbun (47) adik Tarti, atau tante Firman, mengatakan saat warga mendatangi rumah Firman, saat itu Firman seorang diri di dalam rumah.
"Istrinya pulang kampung ke Kebumen sejak 5 hari sebelum Lebaran. Anak mereka laki-laki berumur satu setengah tahun dibawa istrinya juga," kata Marina saat dijumpai di rumah ibu Firman.
Marina mengatakan saat Firman diamankan polisi, Jumat dinihari, ia sedang menginap di rumah kakaknya Tarti, ibunda Firman.
Menurutnya sangat tidak mungkin Firman berbuat yang aneh-aneh apalagi terlibat kelompok terorisme atau ISIS. Pasalnya pekan depan ibu Firman yakni Tarti akan naik haji.
"Dia kan tahu ibunya akan naik haji. Jadi gak mungkin bikin yang aneh-aneh dan bikin kacau," kata Marina.
Ia mengatakan ibunda Firman, Tarti dijadwalkan akan berangkat haji ke tanah suci pada 1 September 2014, di kloter pertama.
"Sejak tanggal 30 Agustus dan 31 Agustus, ibunya akan masuk asrama haji. Lalu berangkat tanggal 1 Septembera. Naik haji bersama adiknya Firman yang juga laki-laki," kata Marina.
Sebelumnya, puluhan warga menggerebek rumah Firman, di Jalan STM Mandiri, RT 4/9, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Depok, Kamis (21/8/2014) tengah malam pukul 24.00 WIB.
Warga mencurigai Firman sebagai anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), yang oleh pemerintah ditetapkan sebagai organisasi terlarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140822_125909_ibunda-firman.jpg)