Jumat, 29 Agustus 2025

Panglima: TNI Sudah Semakin Terbuka dan Transparan

Menurut Panglima TNI, pengawasan tersebut baik untuk memberikan rasa keterbukaan TNI kepada masyarakat.

Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Ilustrasi. Sejumlah warga berkeliling menaiki panser Anoa pada pameran Alutsista, di Lapangan Benteng, Medan, Sumatera Utara, Minggu (15/6/2014). Pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam rangka HUT ke 64 Kodam I/Bukit Barisan tersebut menarik perhatian warga sekitar untuk sekedar melihat maupun berfoto.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Langkah Kementerian Pertahanan yang ingin bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam hal pengadaan alutsista, mendapat apresiasi dari Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko.

Menurut Panglima TNI, pengawasan tersebut baik untuk memberikan rasa keterbukaan TNI kepada masyarakat.

"Kita TNI sudah semakin terbuka dan transparan. Bahkan, kita juga sudah menandatangani zona integritas antikorupsi," kata Moeldoko di Pangkalan Komando Armatim (Koarmatim), Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (4/10/2014).

Meski mendukung keterbukaan, ia mengatakan, ada sejumlah pengadaan alutsista yang dilakukan TNI tak dapat diketahui publik. Ia beralasan, bahwa pengadaan alutsista tersebut diperlukan untuk melindungi kedaulatan negara.

"Jadi tidak boleh semuanya dibuka ke publik," ujarnya.

Sebelumnya, Irjen Kemenhan Marsekal Madya Ismono W menyambangi Gedung KPK, Jumat (3/10/2014) sore. Kedatangannya itu untuk bertemu dengan Ketua KPK Abraham Samad guna membahas nota kesepahaman dalam hal pengadaan antara KPK dan Kemenhan.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan