Sabtu, 11 April 2026

Gagal Perjuangkan Pilkada Langsung, SBY akan Dijuluki 'Bapak Pilkada Tidak Langsung'

maka akan berdampak pada penilaian publik terhadap praktik politik dan demokrasi yang dilakukannya selama ini

Penulis: Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM/SRIHANDIATMO MALAU
SBY dan Ani Yudhoyono 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Hasil jajak pendapat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebutkan, jika akhirnya SBY gagal memperjuangkan Perppu Pilkada langsung yang dibuatnya, maka akan berdampak pada penilaian publik terhadap praktik politik dan demokrasi yang dilakukannya selama ini.

Peneliti LSI Ardian Sopa mengatakan, sebanyak 59,66 persen publik menyatakan akan mengingat SBY sebagai Bapak Pilkada Tidak Langsung Indonesia apabila gagal memperjuangkan Perppu Pilkada langsung di DPR.

Menurutnya, ada dua alasan diatas kertas bagi SBY dapat memenangkan Perppu pilkada langsung oleh DPR, bahkan kemenangan ini dapat dicapai dengan cara mufakat oleh semua fraksi, tanpa voting.

"Pertama, semua fraksi Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yaitu PDIP, PKB, NasDem dan Hanura akan konsisten mendukung pilkada langsung yang artinya juga akan mendukung Perppu SBY," kata Ardian dalam konferensi pers di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (21/10/2014).

Selanjutnya, faktor yang kedua semua fraksi Koalisi Merah Putih (KMP) juga telah diklaim SBY sudah sepakat secara tertulis untuk mendukung Perppu Pilkada langsung.

"Bukti dukungan itu bahkan telah di declare oleh SBY secara resmi di twitternya, dalam twitter tersebut SBY juga mengklaim ketua umum dan sekjen partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) telah menandatangani komitmen tertulis untuk mendukung pilkada langsung," katanya.

Diketahui, hasil survei LSI yang dilakukan sepanjang 17-19 Oktober dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen di 33 provinsi.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved