Prahara Partai Golkar
JK Berniat Ajak Ketemu Kedua Kubu di Partai Golkar
Jusuf Kalla berniat untuk mengajak kedua kubu yang terbelah di interal partai untuk duduk bersama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai politikus senior Partai Golkar, Jusuf Kalla berniat untuk mengajak kedua kubu yang terbelah di interal partai untuk duduk bersama menyelesaikan kekisruhan yang terjadi jelang pelaksanaan musyawarah nasional (munas) partai.
"Bisa saja, ya tapi kalau itu mereka mau," ujar JK usai menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2014).
JK juga menginginkan kedua kubu untuk saling mendinginkan kepala dan berupaya untuk bersatu sebelum munas digelar. Sebab, JK tidak ingin peristiwa kericuhan di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat pada Selasa, 25 November 2014 kemarin terjadi ketika munas berlangsung.
"Pemerintah mengkhawatirkan beberapa orang yang mau ketemu, mau berantem apalagi kalau ribuan kan itu sangat mengkhawatirkan, bersatu dulu lah baru mana yang lebih cocok untuk semuanya," tutur Wakil Presiden RI ini.
Seperti diketahui, kini mencuat dua kubu di internal Golkar, yaitu kubu pendukung Aburizal Bakrie dan kubu pendukung Agung Laksono.
Kubu Aburizal atau sapaan akrabnya Ical ini menginginkan pelaksanaan musyawarah nasional dilaksanakan pada tahun ini, sementara kubu Agung Laksono menginginkan pelaksanaan musyawarah nasional dilaksanakan pada tahun depan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/jk-nih-3_20141107_182807.jpg)