Selasa, 7 April 2026

AirAsia Hilang Kontak

Menhub Jonan Bakal Kembali Mengkaji Operasi dan Bisnis AirAsia

Namun, Jonan tidak menyebutkan secara detail terkait peninjauan apa saja yang akan dilakukan Kementerian Perhubungan ke AirAsia.

Editor: Rendy Sadikin
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan saat akan memberi keterangan tentang kondisi terakhir pesawat AirAsia QZ 8501 yang hilang kontak, di Crisis Centre terminal T2 bandara Juanda, Minggu (28/12/2014). Pesawat AirAsia Airbus dengan 162 orang di dalamnya hilang kontak dalam perjalanan dari Surabaya menuju Singapura tidak lama setelah tinggal landas pada pukul 05.20 WIB. Posisi terakhir pesawat saat hilang kontak berada di antara Tanjung Pandan (Pulau Belitung) dan Pontianak (Kalimantan Barat). SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Pascahilangnya pesawat AirAsia QZ8501, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan akan mengkaji kembali kegiatan operasional maskapai AirAsia untuk ke depannya.

"Kita akan melakukan review terhadap operasi dan bisnis AirAsia, untuk menyakinkan kegiatan ke depan akan lebih baik. Terutama faktor keselamatan," kata Jonan di Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (29/12/2014).

Namun, Jonan tidak menyebutkan secara detail terkait peninjauan apa saja yang akan dilakukan Kementerian Perhubungan ke AirAsia. "Saya tidak bisa menjelaskan," ucapnya.

CEO AirAsia Group, Tony Fernandez mengungkapkan, insiden hilangnya pesawat AirAsia baru kali pertama terjadi. Namun, pihaknya akan mematuhi semua peraturan yang ada di Indonesia, juga termasuk asuransi. "Operasi tetap berjalan," ucap Tony di tempat yang sama.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved