Minggu, 31 Agustus 2025

Polri vs KPK

Keputusan Jokowi soal Konflik KPK-Polri Sudah Tepat

Meski demikian, Emil menilai, keputusan yang telah diambil Presiden merupakan langkah yang tepat.

Editor: Sanusi
Warta Kota/henry lopulalan
PIMPINAN SEMENTARA - Wakil Ketua sementara KPK, Johan Budi SP mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/2). Presiden Joko Widodo menunjuk mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, Deputi Pencegahan KPK Johan Budi SP dan Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia Indriyanto Seno Adji sebagai pimpinan baru sementara KPK. warta kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Emil Salim, mengatakan, ia memahami kondisi Presiden Joko Widodo saat mengambil keputusan terkait konflik antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri. Meski demikian, Emil menilai, keputusan yang telah diambil Presiden merupakan langkah yang tepat.

"Saya kira itu yang paling bisa dilakukan Jokowi, saat dukungan partai saja sulit. Saya bisa mengertilah keadaan Jokowi," ujar Emil saat ditemui dalam sebuah acara di Hotel Shangrila Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Menurut Emil, penunjukan pimpinan KPK dan Polri di tengah konflik yang terjadi diharapkan dapat mendorong gerakan antikorupsi. Selain itu, adanya Kepala Polri yang baru, kata Emil, akan mendorong pembersihan Polri dan menggalang kerja sama dengan KPK.

"Dua-duanya ini penegak hukum. Kalau konflik, yang tepuk tangan ya musuh, koruptor. Ini yang konyol," kata Emil.

Sementara itu, mengenai Wantimpres yang baru dibentuk, Emil menilai bahwa peran mereka saat ini belum terlihat.(Abba Gabrillin)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan