Menengok Kampung Matematika di Bogor, Guru Dibayar Seikhlasnya
Kampung matematika yang terletak di Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kota Bogor, diresmikan oleh Mendikbud Anies Baswedan.
Selayaknya sekolah, ada sebuah papan tulis yang ditaruh di atas kursi, juga guru yang menerangkan pelajaran, dan juga siswa yang belajar. Sederhana, siswa duduk di atas tikar di teras-teras rumah warga.
Satu kelas bisa diisi oleh sekurangnya delapan siswa dengan tingkatan kelas sama. Siswa-siswa ini selain diajarkan mata pelajaran, juga dibekali dengan pendidikan karakter yang diyakini bisa memperbaiki akhlak siswa seperti sopan santun, mengucap salam, dan lain-lain.
Ratnasih, warga yang rumahnya dipakai untuk belajar matematika, mengaku senang bisa meminjamkan rumahnya untuk kegiatan belajar KPM. "Senang saja karena rumah jadi ramai, tapi ya maklum namanya orang kampung rumahnya seadanya," ujarnya.
Ia tidak keberatan tembok depan rumahnya dipasangi berbagai poster mata pelajaran matematika. Menurutnya, hal tersebut sama sekali tidak mengganggu sehingga ia pun mengizinkannya. "Yang penting anak-anak bisa belajar," katanya.
Perempuan berkerudung itu juga menawari minum pada anak-anak yang belajar di rumahnya. Semua dilakukan karena kepeduliannya pada lingkungan. (Wartakotalive.com/Agustin Setyo Wardani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampung-matematika1_20150412_105922.jpg)