Demokrat Tegaskan Aklamasi di Kongres Tidak Diciptakan
Wakil Ketua Umum Demokrat Agus Hermanto membantah adanya penggalangan dukungan terhadap SBY
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi calon kuat Ketua Umum Demokrat periode 2015-2020 yang akan terpilih secara aklamasi.
Namun, Wakil Ketua Umum Demokrat Agus Hermanto membantah adanya penggalangan dukungan terhadap SBY agar menang dalam Kongres Demokrat di Surabaya.
Agus mengungkapkan pemilik suara yakni Ketua DPD dan DPC Demokrat berhak memilih calon yang pantas memimpin partai berlambang bintang mercy itu untuk lima tahun kedepan.
"Enggak ada yang galang. Enggak ada yang menyuruh. Dia dengan sendirinya, sukarela ingin mencalonkan SBY jadi ketum kembali," kata Agus di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/4/2015).
Alasan agar SBY tetap memimpin Demokrat dikarenakan mereka ingin memenangkan pemilu legislatif 2019. Pemilik suara, kata Agus, menilai Demokrat akan menang di 2019 jika SBY fokus di partai.
"Sehingga tidak ada penggalangan suara. Ini timbul dari Ketua DPC sendiri. Aklamasi yang di PD bukan diciptakan. Aklamasi akan datang sendiri manakala seluruhnya ketua DPC memberikan suaranya pada SBY. Aklamasi itu adalah bagian dari demokrasi yang paling hakiki. Aklamasi adalah musyawarah mufakat yang paling hakiki," ujar Wakil Ketua DPR itu.
Bila aklamasi atau musyawarah dan mufakat tidak tercapai, maka diperlukan voting. Aklamasi tidak boleh dipermasalahkan. Terpenting suara diberikan oleh pemilik hak yakni pengurus DPD dan DPC.
"Untuk meningkatkan elektabilitas di 2019. Sepakat semuanya itu dipimpin SBY," turunya.
Ia pun membantah adanya pemecatan bagi DPC-DPC dengan mengangkat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua. Ia menuturkan pergantian pengurus telah dilakukan sesuai mekanisme organisasi.
"Jadi kita yang jelas seperti Jateng, kami lakukan Muscab di 2010. Bahkan sebelum 2010, kami lakukan Muscab 2005, begitu lakukan Muscab itu kan terpilih. Masa jabatan Ketua DPC itu kan lima tahun, namun sampai dengan 5 tahun, satu dan lain hal tidak dapat melakukan Muscab, sehingga diperpanjang," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/imdi-dukung-sby-jadi-ketua-umum-partai-demokrat_20150424_151720.jpg)