Rabu, 8 April 2026

Indonesia Masih Kurang 43 Ribu Penyuluh Tani

Indonesia masih kekurangan tenaga 43 ribu penyuluh pertanian yang mampu membantu petani menghadapi masalah.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Gusti Sawabi
Tribunnews.com/Eko Sutriyanto
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berdialog dengan warga di kebun cabai di Temanggung Jawa Tengah, Kamis (5/11/2015). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, BOYOLALI - Indonesia masih kekurangan tenaga 43 ribu penyuluh pertanian yang mampu membantu petani menghadapi masalah.

Data yang dimiliki Kementerian Pertanian, saat ini tercatat hanya ada 27 ribu penyuluh areal pertanian di seluruh Indonesia.

"Tapi umurnya sudah di atas 50 tahun, yang kalau kami ajak jalan di pematang jalannya paling belakang," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/11/2015).

Tidak mudah segera mendapatkan tenaga penyuluh. Atas persetujuan Presiden dan Panglima TNI, Babinsa yang ada di daerah dilatih menjadi
penyuluh.

"Saya menghadap Presiden dan bertemu Panglima TNI. Saya minta babinsa yang jumlahnya 50 ribu se Indonesia jadi tenaga ad hock," katanya.

Penggunaan tenaga TNI sempat mendapat kritikan. Namun Amran tidak peduli.

"Jangan tentara, ada makluk asing yang datang menaiki UFO ke bumi mau membantu sebagai penyuluh, saya akan siapkan anggarannya," katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved