Fahri Hamzah: Pertemuan Dua Orang, Tiga Orang Jangan Dianggap Sinis
Jika konsep tersebut yang terus dibawa oleh masyarakat, maka semua hal yang dilakukan oleh anggota dewan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Politisi PKS yang juga Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan bahwa pertemuan antara dua orang dan tiga orang kemudian direkam, jangan dianggap sebagai sebuah kejahatan kerah putih (White Collar Crime).
"Jangan karena pertemuan dua atau tiga orang dianggap jahat. itu sinis sekali. makanya harus kembali ke ketuhanan," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/12/2015).
Menurut Fahri, jika konsep tersebut yang terus dibawa oleh masyarakat, maka semua hal yang dilakukan oleh anggota dewan adalah sebuah kejahatan luar biasa dan hal tersebut, tidak boleh terjadi.
"Hati-hati, kita tidak punya judgement untuk sesama manusia. Cara kita memandang harus seperti Tuhan memandang manusia," tambahnya.
Oleh karena itu, lanjut Fahri, daripada harus membicarakan DPR dan DPD yang menerima 1000 dollar, pemerintah harus segera mengatur uang politik yang ada, dan mendorong pemerintah dan juga legislatif untuk membuat UU Lobby.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pergantian-wakil-ketua-mkd_20151130_210251.jpg)