Kamis, 9 April 2026

Polri Mutasi Sejumlah Perwira Tingginya Perkuat BNN

Selain melakukan mutasi terhadap tujuh kepala kepolisian daerah, Mabes Polri pun menambah kekuatan dalam tubuh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Penulis: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mabes Polri 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain melakukan mutasi terhadap tujuh kepala kepolisian daerah, Mabes Polri pun menambah kekuatan dalam tubuh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Lembaga yang kini dipimpin Budi Waseso mendapatkan sejumlah perwira tinggi Polri yang biasa bergelut dalam dunia Narkoba.

Ada Brigjen Pol Arman Depari yang kini menjabat sebagai Kapolda Kepulauan Riau.

Arman sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri sebelum memimpin Polda Kepri.

Berdasarkan telegram rahasia Kapolri Nomor ST/2719/XII/2015 tertanggal 31 Desember 2015 yang ditandatangani Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan, Arman rencananya akan ditempatkan di BNN.

Selain Arman, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri saat ini Brigjen Pol Anjan Pramuka Putra akan ditugaskan di BNN.

Jabatan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri akan diisi Brigjen Pol Antam Novambar yang sebelumnya menjabat sebagai Kakorwas PPNS Bareskrim Polri.

Selain itu, ada nama Irjen Pol Rum Murkal yang kini menempati jabatan sebagai Sahlisosek Kapolri akan ditarik ke BNN.

Dimasukannnya sejumlah Pati Polri ke BNN seiring adanya perwira tinggi Polri yang sebelumnya ditugaskan di BNN kembali berdinas di institusi Polri.

Seperti Irjen Pol Taufik Nuhidayat yang sebelumnya menjadi inspektur utama BNN, akan ditempatkan dalam jabatan baru sebagai Wairwasum Polri.

Kemudian Irjen Pol Deddy Fauzi Elhaki, yang sebelumnya ditugaskan sebagai Deputi Bidang Pemberantasan BNN, akan menempati jabatan baru sebagai Sahlisosek Kapolri.

Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane melihat hal tersebut, Polri ingin mendukung BNN supaya berlari cepat dalam memberantas narkoba di 2016.

"Selama ini meski pemberantasan narkoba secara agresif dilakukan tapi peredaran narkoba di Indonesia tetap tinggi, bahkan Indonesia masuk dalam kondisi darurat narkoba," katanya kepada tribunnews.com.

IPW berharap ke depan Polri dapat lebih serius lagi dalam melakukan pemberantasan narkoba dan mengungkap kasus kasus korupsi.

"Mutasi kali ini diharapkan mampu merealisasikan agar Polri makin bekerja cepat dan agresif," katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved