Curhat Mengharukan Fahri Hamzah untuk 'Ukhti Angie'
Fahri secara khusus memberikan kesan-kesannya terkait kehadiran Angie, yang bersaksi di kasus Nazaruddin.
Beberapa Teman #UkhtyAngie bertemu dan ngobrol. Dia minta saran karena diajak masuk PD.
Saya hanya mengajukan pertanyaan kecil tentang kesiapan #UkhtyAngie menjadi politisi.
Tahun 2001, dia menjadi Putri Indonesia dan sangat populer sebagai selebritis dan artis.
Tapi, dia juga haus ilmu dan sangat antusias dengan idealisme. Mungkin, ini yang menyeretnya masuk dunia politik.
Angelina Sondakh adalah anak seorang guru besar, maka tentulah dia pintar dan cerdas.
Akhirnya, dia terpilih menjadi anggota DPR, seangkatan bersama saya, tahun 2004.
Dia menjadi anggota partai penguasa, dalam waktu yang cukup singkat.
Sejak itu, kami sesekali bertemu di dalam lift atau berpapasan dan mengucap salam.
Dan, dalam satu pertemuan beliau bersama Ustadzah Yoyoh Yusroh di lift. Di situ, saya melihat kedekatan mereka.
Saya membela Angelina Sondakh ketika semua orang terlalu memuja KPK dan saya masih tetap membelanya.
Saya terpukul oleh arus pemenjaraan anak-anak muda yang potensial dalam perang melawan korupsi yang fatal.
Saya kenal mereka seperti saya mengenal diri saya sendiri.
Mereka adalah korban.
Sistem ini memandang korban sama dengan terpidana, orang yang keliru, sama dengan pelaku.
Padahal, hukum dari sananya sangat berhati-hati. Indubio pro Reo, lebih baik salah membebaskan dari pada salah menghukum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/angelina-sondakh-bersaksi-dalam-sidag-nazaruddin_20160107_205608.jpg)