Reshuffle Kabinet

ICW Apresiasi Jokowi Angkat Johan Budi Jadi Jubir Presiden

Bagi ICW, penunjukkan Johan Budi ini jelas akan memperkuat dan soliditas barisan pemberantasan korupsi baik di istana maupun di luar istana.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi Sapto Pribowo menjalani fit and proper test di Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (14/12/2015). Sebanyak sepuluh capim KPK akan menjalani fit and proper test oleh Komisi III DPR RI yang berlangsung dari Senin (14/12/2015) hingga Rabu (16/12/2015). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesian Corruption Watch (ICW) mengapresiasi pengangkatan mantan pimpinan sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi Sapto Prabowo menjadi juru bicara Presiden Jokowi.

Koordinator Divisi Investigasi ICW Febri Hendri kepada Tribun, Selasa (12/1/2016), mengatakan pengangkatan Johan Budi sebagai apresiasi terhadap pemberantasan korupsi di tanah air.

"Kami mengapresiasi pengangkatan JBSP menjadi jubir presiden. Hal ini merupakan apresiasi terhadap pemberantasan korupsi," ujar Febri.

Bagi ICW, penunjukkan Johan Budi ini jelas akan memperkuat dan soliditas barisan pemberantasan korupsi baik di istana maupun di luar istana.

Presiden Joko Widodo sore ini, Selasa (12/1/2016) mengumumkan penunjukkan mantan Pimpinan sementara Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi sebagai Staf Khusus bidang Komunikasi Kepresidenan.

"Jadi mulai hari ini saya minta (Johan Budi) membantu saya sebagai staf khusus Presiden," ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Menurut Presiden, Johan Budi memiliki banyak pengalaman di bidang juru bicara.

Sebelum ditunjuk sebagai Pimpinan sementara KPK, Johan Budi menjabat sebagai Juru Bicara KPK.

"Pak Johan Budi sangat berpengalaman, nanti membantu saya mengkomunikasikan program-program Presiden dan pemerintah kepada rakyat. Mengkomunikasikan ya juru bicara," ucap Presiden.

Jokowi mengucapkan rasa syukurnya karena Johan Budi menerima tawaran untuk menjadi juru bicara.

"Saya senang, semakin banyak orang-orang baik di lingkungan Istana," kata Presiden.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved