BNN Masih Dalami Informasi Freddy Budiman Masuk ISIS
Apalagi, bisnis narkoba menghasilkan dana yang besar.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso angkat bicara mengenai kabar gembong narkoba Freddy Budiman.
Jenderal Bintang Tiga itu mengatakan hal itu masih sebatas informasi.
"Itu kan baru informasi, itu perlu pendalaman dan sekarang dilakukan itu," kata Budi Waseso di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/2/2016).
Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, mengatakan pihaknya masih melakukan perkembangan kasus Freddy Budiman.
Sedangkan mengenai adanya pendanaan terorisme dari hasil penjualan narkoba, Buwas menilai hal tersebut bisa terjadi.
Apalagi, bisnis narkoba menghasilkan dana yang besar.
"Dana itu bisa dipakai untuk apa saja. Termasuk membangun atau membiayai terorisme. Saya kira bisa saja tapi harus ada pembuktian," ujarnya.
Sebelumnya, Kasubag Humas Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Akbar Hadi Prabowo menjelaskan, Freddy mendekam di Lapas Gunung Sindur sejak 11 Desember 2015.
Freddy Budiman di bon BNN sejak Maret 2015. Selain ditahanan BNN, juga dititipkan ke Lapas Salemba.
"Dan sejak 11 Desember 2015, Freddy berada di Lapas Gunung Sindur, Bogor," kata Akbar Hadi Prabowo dalam perbincangan dengan Tribunnews.com, Kamis (21/1/2015).
Akbar menerangkab bahwa Freddy sebelumnya menghuni Lapas Batu, Nusakambangan.
Ia sekaligus membantah informasi bahwa Freddy pernah satu Lapas dengan Amman Abdurahman di Lapas Kembang Kuning, Nusakambangan.
Amman yang disebut-sebut pimpinan ISIS Indonesia ini dikabarkan sebagai orang yang mencekoki Freddy sehingga kini bergabung dengan pendukung ISIS Indonesia.
Akbar membenarkan bahwa Freddy kini memelihara janggut.
" Penampilannya sekarang berjanggut dan jidat hitam. Kalau di Lapas memakai pakaian seragam narapidana," ujar Akbar Hadi Prabowo.
Mengenai apakah Freddy terkait dengan ISIS atau tidak, Akbar meminta ditanyakan ke Polri atau Densus 88.
Akbar juga menambahkan bahwa Freddy sudah beragama Islam sejak lahir.
" Jadi bukan baru sekarang-sekarang ini dia masuk Islam,"kata Akbar Hadi Prabowo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/buwas-nih2_20160204_150233.jpg)