Imlek 2016

Doa Imlek di Klenteng Petak Sembilan: Semoga Dijauhkan dari Aksi Terorisme

"Kami berharap kita semua dijauhi dari aksi-aksi terorisme,"

Tribunnews.com/ Valdy Arief
Pengurus Vihara Dharma Bahkti, Yu Ie. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Valdy Arief

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ada hal khusus yang menjadi doa pada Hari Raya Imlek 2567.

Terlebih pergantian tahun berdasar penanggalan Tiongkok itu belum genap sebulan dari peristiwa tragis di Jalan MH Thamrin 14 Januari silam.

Peristiwa teror mengerikan itu, tampak cepat dilupakan masyarakat Jakarta.

Namun tidak bagi Yu Ie, pengurus Vihara Dharma Bahkti, Glodok, Jakarta.

Meski tidak menjadi korban dan tidak ada sanak keluarganya yang menjadi korban, Yu Ie berharap aksi serupa tidak terjadi lagi.

Mewakili semua jemaah Klenteng Petak Sembilan, dia pun menyelipkan harapan itu ke dalam doanya pada pergantian tahun ini.

"Kami berharap kita semua dijauhi dari aksi-aksi terorisme," katanya di Klenteng Petak Sembilan, Senin (8/2/2016).

Selain itu, pengurus vihara tertua di Jakarta ini turut berharap tahun monyet api bisa membawa rakyat Indonesia lebih sukses dan bahagia.

Pada Klenteng Petak Sembilan sejak dibuka untuk ibadah pergantian tahun, terus dipadati jemaat.

Puncak kunjungan terjadi pada pergantian antara Minggu (7/2/2016) menuju Senin (8/2/2016).

Yu Ie memprediksi, meski kondisi tempat peribadatan tidak sebaik tahun sebelumnya karena musibah kebakaran pada Maret 2015, tapi akan datang 5.000 sampai 8.000 pengunjung.

Penulis: Valdy Arief
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved