Selasa, 12 Mei 2026

Lion Air dan Garuda Nyaris Tabrakan?, Ini Pernyataan AirNav

Dalam pengaturan navigasi penerbangan, ada jarak aman minimum antar pesawat baik batas vertical maupun longitudinal.

Tayang:
Penulis: Hendra Gunawan
TRIBUN TIMUR/TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

“Cuacanya memang sedang buruk, itu yang diantisipasi oleh ICAO Document 4444, sehingga ada toleransi + 300 kaki. Tapi itu sangat sebentar, hanya be-berapa saat jaraknya sudah kembali 1.000 kaki,” tutur Ari.

Lion akhirnya mendarat di Bali, sedangkan Garuda kembali ke Surabaya karena buruknya cuaca.

Karenanya, Ari meminta spekulasi ini untuk diakhiri. “Data-data menunjukkan semua dalam batas aman, karena itu kami meminta spekulasi ini diakhiri. Kita sudah komunikasi dengan pihak Garuda dan Lion juga, tidak ada masalah sama sekali,” ujarnya.

AirNav juga meminta masyarakat untuk tenang, sebab industri penerbangan diatur oleh peraturan internasional yang sangat ketat.

“Apalagi AirNav urusannya adalah safety. Perusahaan kami tidak didiri-kan untuk mencari keuntungan, tetapi menjaga keselamatan penerbangan. Jadi masyara-kat jangan cemas dan kami harap spekulasi ini segera disudahi,” pungkasnya.*

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved