Minggu, 31 Agustus 2025

Prahara Partai Golkar

Akom Harus Jelaskan Apakah Surat Pernyataan Itu Asli, Palsu atau Direkayasa

Tolong ini juga dijelaskan supaya rakyat tidak resah dan bingung

Penulis: Johnson Simanjuntak
Tribunnews.com
Ridwan Bae 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ridwan Bae mendesak Ketua DPR merangkap Waketum Golkar versi Munas Bali, Ade Komarudin mengklarifikasi surat pernyataannya yang menyebut tidak akan mencalonkan diri sebagai Ketum Golkar jika terpilih menjadi Ketua DPR yang kini beredar di masyarakat.

Sekretaris Paguyuban DPD Golkar Propinsi se-Indonesia itu  mengatakan harus dijelaskan, apakah itu asli, palsu atau direkayasa.

“Bukankah surat pernyataan itu ditanda tangani Ade Komarudin di depan Pak Aburizal Bakrie, Idrus Marham, Nurdin Halid, dan Setya Novanto? Kenapa Bambang Soesatyo bilang surat itu diubah di sana-sini sehingga bunyinya lain? Saya minta Pak Ade Komarudin segera klarifikasi supaya klir, “ kata Ridwan Bae kepada wartawan di gedung DPR, Senin (14/3/2016).

Ridwan menanyakan, apakah betul Ade Komarudin tidak membaca isinya saat mau menandatangani surat pernyataan tersebut?

Karena kalau itu betul, maka itu bahaya sekali, kok bisa-bisanya seorang Ketua DPR menandatangani sesuatu tanpa dia baca isinya.

‘’Tolong ini juga dijelaskan supaya rakyat tidak resah dan bingung,’’ katanya.

Menurut Ridwan, tidak elok Bambang Soesatyo membantah soal beredarnya surat pernyataan yang dibuat Akom, meskipun posisi dia sebagai Tim Sukses atau Tim Pemenangan Akom.

Kata Ridwan, yang berhak mengklarifikasi adalah Akom, bukan orang lain. Karena kalau orang lain, persoalan jadi bias ke mana-mana yang akhirnya membuat rakyat tambah bingung.

“Saya minta Bambang Soesatyo jangan menjawab soal surat pernyataan Akom, biarlah dijawab Akom sendiri. Selain itu, Bambang juga tidak meributkan soal siapa yang mengeluarkan surat itu dari laci Aburizal Bakrie, karena surat itu tidak bersifat rahasa, sehingga semua kader Golkar boleh membaca supaya tidak salah jalan, “ tegas Ridwan Bae.

Ridwan Bae menantang  Akom segera mengklarifikasi surat pernyataan yang dia tanda tangani itu, jangan sembunyi terus.

“Kita butuh pemimpin yang jujur, karena ke depan, kita butuh pemimpin yang benar-benar bisa dipercaya, “ kata Ridwan Bae.

Kampanye Hitam Tak Berhenti

Sebelumnya Pimpinan Tim Pemenangan Ade Komarudin, Bambang Soesatyo menyatakan, persaingan Caketum Golkar kian memanas.

Ia mengimbau timses kandidat caketum Golkar yang lain bermain sehat dan menghindari praktik pembusukan terhadap lawan.

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengendus bertubi-tubi serangan kampanye hitam yang dilancarkan pihak lawan terhadap Ade Komarudin alias Akom, mulai dari isu politik uang, gratifikasi jet pribadi, surat pernyataan yang menyebutkan Akom tidak akan maju sebagai Ketum Partai Golkar.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan