Sabtu, 11 April 2026

Swiss Tawarkan Mobil Listrik Untuk Indonesia

Jonan memaparkan selama ini Swiss memakai mobil listrik agar menjaga udara lingkungan yang bersih.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Wahid Nurdin
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono berbincang dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sebelum rapat terbatas (ratas) di kantor presiden, Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (29/3/2016). Ratas yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan diikuti sejumlah menteri itu diantaranya membahas percepatan pembangunan light rail transit (LRT), dana pembebasan jalan tol, dwelling time, dan tol laut. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan wartawan Tribunnews, Adiatmaputra Fajar P

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan mendapat tamu dari delegasi negara Swiss.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah mendapat tawaran memakai mobil listrik dari Swiss untuk fasilitas di bandara.

"Mereka tawarkan mobil listrik Swiss itu spesifik, misalnya untuk pelayanan di bandara," ujar Menteri Perhubungan Ignasius Jonan di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (31/3/2016).

Jonan memaparkan, selama ini Swiss memakai mobil listrik agar menjaga udara lingkungan yang bersih.

Jika dibandingkan Indonesia, saat ini layanan transportasi masih banyak memakai diesel.

"Sekarang kan pakai kendaraan bermotor yang ada pengapiannya, kendaraan diesel itu kurang bersih dari segi lingkungan dan kurang aman. Kalau mobil listrik lebih aman," kata Jonan.

Jonan menambahkan, tawaran dari pihak Swiss masih hanya dalam tahap penjajakan.

Karena program pengembangan mobil listrik juga sudah ada di BPPT, yang saat ini masih mangkrak.

"Masih dalam tahap obrolan penjajakan," papar Jonan.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved