Selasa, 7 April 2026

Tiongkok Geram soal Natuna, Menteri Susi: Indonesia Juga Boleh Geram

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menilai Pemerintah Tiongkok boleh saja geram

Editor: Sanusi
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengadakan jumpa pers usai menandatangani kesepakatan bersama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Pertahanan tentang penguatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/5/2016). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menilai Pemerintah Tiongkok boleh saja geram dan melancarkan protes terhadap sikap Pemerintah Indonesia yang menghalau kapal penangkap ikan mereka di Natuna.

Namun, Susi menegaskan Pemerintah Indonesia juga berhak untuk geram atas tindakan kepal penangkap ikan Tiongkok yang memasuki Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) indonesia.

"Jangan hanya China saja yang boleh geram, kita juga dong boleh geram," ujar Susi usai menghadiri acara buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPR di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Senin (20/6/2016).

Susi menegaskan tindakan TNI AL yang menghalau kapal penangkap ikan berbendera Tiongkok di ZEE Indonesia tersebut sudah tepat.

"Protes boleh saja, tapi itu kan hal biasa yang kita tegakkan di wilayah kedaulatan. Saya pikir TNI AL sudah betul," kata Susi.

Susi kembali menegaskan, hubungan antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Tiongkok harus dipisahkan dengan penindakan yang dilakukan di wilayah kedaulatan Republik Indonesia.

"Hubungan baik kita harus jaga. Tapi soal pencurian ikan tidak termasuk dalam hubungan baik antar negara," kata Susi.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved