Breaking News:

Pengakuan Freddy Budiman

PPATK Sebut Tak Ada Aliran Dana Freddy Budiman Kepada Petinggi Penegak Hukum

"Tidak besar‎, ada yang puluhan juta, ada yang ratusan juta, ada juga yang tidak signifikan sekali,"

Tribunnews/HERUDIN
Kepala Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), M Yusuf . 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)‎ M Yusuf mengakui adanya keterlibatan penegak hukum dalam peredaran narkoba Freddy Budiman.

Namun, tidak ada aliran dana ke petinggi lembaga penegak hukum.

Yusuf mengatakan terdapat pula keterlibatan petugas lembaga pemasyarakatan (LP) jaringan Freddy Budiman.‎

"Ada penegak hukum‎nya, ada pihak LP-nya, ada pihak lain di situ," kata Yusuf di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/9/2016)

Yusuf menuturkan jumlah nominal transaksi yang mengalir ke oknum penegak hukum dan sipir tidak terlalu besar.

"Tidak besar‎, ada yang puluhan juta, ada yang ratusan juta, ada juga yang tidak signifikan sekali," katanya.

Yusuf mengatakan pihaknya melaporkan data transaksi mencurigakan itu dalam rapat tertutup dengan Komisi III DPR

‎"Tadi memang kenapa tertutup ada beberapa informasi yang bersifat rahasia, rahasia karena menyangkut perkara yang ditangani, rahasia juga menyangkut pihak-pihak yang terindikasi," katanya.

PPATK, kata Yusuf, belum menemukan transaksi aliran dana‎ dari jaringan Freddy Budiman ke petinggi penegak hukum.

Ia mengatakan tidak ada perwira menengah yang menerima aliran dana jaringan Freddy Budiman.

‎"Enggak, di bawah itu, bintara ke bawah," katanya.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved