Minggu, 31 Agustus 2025

Dimas Kanjeng Ditangkap

Dahlan Iskan Pernah Kukuhkan Dimas Kanjeng sebagai Pembina Organisasi

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan dikabarkan dekat dengan pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Editor: Hasanudin Aco
social media
Kliping berita koran yang menunjukkan Dahlan Iskan mengukuhkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi sebagai Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Pejabat Negara dan Pengusaha Nasional (BPI KPN-PN). 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan dikabarkan dekat dengan pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Hal itu diketahui setelah kliping berita dan foto surat kabar beredar di media sosial.

Dalam kliping itu, bos media itu sedang memakaikan atribut kepada Dimas Kanjeng dalam sebuah acara pelantikan pengurus organisasi.

Dalam kliping tersebut disebutkan Dahlan Iskan sebagai Penasihat Badan Peneliti Independen Kekayaan Pejabat Negara dan Pengusaha (BPI KPN PN) mengukuhkan Dimas Kanjeng sebagai ketua dewan pembina.

Acara tersebut digelar pada 24 Februari lalu di Hotel Oval Surabaya. Fonda Tangguh, mantan Wakil Sekjen BPI KPN PN, membenarkan bahwa saat itu Dahlan Iskan mengukuhkan Dimas Kanjeng.

"Saya dekat dengan Pak Dahlan, karena itu saya minta secara pribadi agar beliau datang ke acara tersebut," katanya, Selasa (4/10/2016) di Surabaya.

Namun dia mengaku tidak tahu bahwa Dahlan saat itu diminta mengukuhkan Dimas Kanjeng.

"Sebelumnya saya tidak mendapat informasi soal pengukuhan itu, acara berlangsung begitu saja," jelasnya.

Dia memastikan tidak ada hubungan khusus antara Dahlan Iskan dengan Dimas Kanjeng. Dia juga mengaku tidak mengetahui bahwa pimpinan organisasinya memiliki kedekatan dengan Dimas Kanjeng.

"Saya dan Pak Dahlan sudah keluar dari organisasi tersebut sejak Juli lalu," ujarnya.

Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan