Breaking News:

Dokumen TPF Munir Misterius, Pakar Hukum Minta SBY Bicara

Margarito Kamis mengungkapan SBY adalah orang yang tepat dimintai keterangannya.

Tribunnews.com/Eri Komar Sinaga
Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis, mengungkapkan Pemerintah harus menanyakan dokumen hasil Tim Pencari Fakta (TPF)  kematian aktivis HAM Munir Said Thalib kepada Presiden RI 2004-2014 Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut Margarito, Pemerintah bisa menugaskan Jaksa Agung HM Presetyo, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto atau Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mendatangi SBY.

"Suruh tanya bagaimana ini Pak SBY, barang ini ada dimana? Anda bikin susah negara ini. Kalau memang fakta diserahkan ke kantor ke kepresidenan yang bertanggung jawab adalah presiden," kata Margarito Kamis di Jakarta, Sabtu (21/10/2016).

Baca: Jaksa Agung Bisa Panggil SBY Terkait Dokumen TPF Munir

Baca: SBY Harus Tanggung Jawab Atas Hilangnya Dokumen Munir

Baca: Yusril: TPF Kirim Ulang Dokumen Kasus Munir, Jokowi Umumkan, Selesai Masalah

Margarito Kamis mengungkapan SBY adalah orang yang tepat dimintai keterangannya.

Pasalnya, kata Margarito, Tim Pencari Fakta tersebut dibentuk berdasarkan Keppres.

SBY selama ini memang belum pernah berbicara mengenai keberadaan hasil TPF kematian Munir tersebut.

Untuk itu, lanjut dia, Pemerintah harus pro aktif untuk membuat SBY bicara.

Halaman
12
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved