Selasa, 7 April 2026

Pilgub DKI Jakarta

Selesai Diperiksa Bareskrim, Ahok: Banyak Tuduhan Macam-macam

Ahok kepada Bareskrim mengaku tak ada niatan sama sekali untuk menyinggung ulama atau agama Islam.

Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan kerja sama antara SKPD DKI Jakarta dengan Kadin DKI Jakarta untuk mempermudah dunia usaha, di Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selesai menjalani pemeriksaan di kantor sementara Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat.

Dua jam di kantor Bareskrim, Ahok kepada pihak kepolisian mengklarifikasi ucapannya di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada 27 September lalu.

Ahok kepada Bareskrim mengaku tak ada niatan sama sekali untuk menyinggung ulama atau agama Islam.

"Intinya, saya sampaikan banyak tuduhan macam-macam, tidak benar saya ada menyinggung ulama, enggak mungkin saya menyinggung ulama," ujar Ahok seusai pemeriksaan di Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2016).

Ahok menyampaikan, kepercayaannya bahwa setiap orang beriman pasti percaya kepada kitab sucinya.

Karena itu, dia kembali menegaskan, sama sekali tak bermaksud melecehkan Al Quran.

"Tidak mungkin menista Al-Quran, karena saya percaya setiap orang beriman pasti percaya kepada kitab sucinya," ucap Ahok.

Ucapan Ahok yang mengutip Surat Al Maidah ayat 51, saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada 27 September lalu, sempat membuat kegaduhan publik.

Pelbagai pihak tak terima, dan menyebut Ahok melakukan penistaan agama.

Ahok dilaporkan masyarakat ke polisi, satu di antaranya oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA).

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved