Sabtu, 11 April 2026

Netizen Melihat Hal Mengerikan dari Soal UAS yang Catut Nama Ahok dan Partai Kafir

Tak sedikit yang menganggap bahwa apa yang dituliskan si pembuat soal secara tak langsung merepresentasikan isi pikiran si pembuat soal.

Penulis: Wahid Nurdin
Tribun Jateng/Khoirul Muzakki
Foto soal ujian akhir semester yang menyertakan nama Ahok dan partai kafir. TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI 

TRIBUNNEWS.COM - Beredarnya soal Ujian Akhir Semester sebuah SMP Muhammadiyah di Purbalingga Jawa Tengah membuat banyak netizen khawatir.

Tak hanya khawatir, mereka juga melihat hal yang mengerikan apabila hal-hal semacam ini tidak diperhatikan secara serius.

Kekhawatiran mereka dituliskan dalam kolom komentar berita Heboh Nama Ahok dan Partai Kafir di Ujian Akhir Semester, Ini Jawaban Guru Pembuat Soal.

Ada ribuan komentar yang ditulis netizen menanggapi isi berita tersebut.

Kebanyakan netizen terkejut dan tak menyangka seorang guru bisa membuat soal sengawur itu.

Tak sedikit yang menganggap bahwa apa yang dituliskan si pembuat soal secara tak langsung merepresentasikan isi pikiran si pembuat soal.

Hal itupun membuat khawatir netizen tentang nasib generasi penerus negeri ini.

"Kalau guru sudah mengajarkan rasis,menebarkan kebencian, sirik kpd peserta didik, apalagi yang diharapkan ?.Benih karakter itukah yg ajarkan,ditanamkan guru tersebut ?.sangat memprihatinkan !. Pejabat terkait, harus mengevaluasi kinerja yang bersangkutan, karena sungguh tidak profesional," begitu tulisan kekhawatiran salah satu netizen.

"Aduhh, dari kecil aja dikasih ujian buat intoleran, apalagi ud besar??? Ancurlah indonesia ini, semua diharamkan, satu hari sekali demo di tempat umum, tiap hari minggu masuk rombongan gnggu org beribadah, ancur lahhh," tulis netizen lainnya.

Banyak netizen yang mengecam tindakan guru pembuat soal tersebut, dan meminta pihak kepolisian serius menangani kasus tersebut.

Seperti diberitakan, soal ujian akhir semester SMP Muhammadiyah 1 Purbalingga, Jawa Tengah sedang menjadi sorotan publik.

Muasalnya dalam soal tersebut terdapat dua poin yang dianggap melenceng dan tak sesuai dengan kurikulum mata pelajaran Tarikh yang lebih membahas soal sejarah perkembangan Islam.

Poin pertama mengungkit nama calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan poin kedua penyebutan kata kafir dan menyertakan sederet nama partai politik dalam jawaban pilihan ganda tersebut.

Berikut kutipan soal tersebut:

48. Siapakah nama calon gubernur Jakarta yang melecehkan Alquran saat ini?"

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved