Jokowi: Terlambat Sedikit Saja Kita Digulung Sejarah
Presiden Jokowi belum menjelaskan secara rinci ancang-ancang yang akan diambil pemerintah untuk menghadapi kebijakan Pemerintah Amerika Serikat.
Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia harus siap menghadapi kebijakan ekonomi Amerika Serikat yang kemungkinan akan berubah, pasca-dilantiknya presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.
Hal tersebut dinyatakan Presiden RI Ir H Joko Widodo dalam sambutannya di acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ke 18 yang digelar di Hotel The Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (15/1/2017).
Mengenakan pakaian batik, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, bahwa Indonesia harus cepat menanggapi dinamikan ekonomi dan politik global yang sangat cepat, termasuk kebijakan ekonomi Amerika Serikat yang akan dibuat Presiden Donald Trump.
"Sudah ada perubahan baru lagi, seperti kebijakan Amerika Serikat yang mungkin saja berubah, setelah Presiden Donald Trump yang terpilih kemarin dilantik. Karena itu kita harus begerak cepat, terlambat sedikit saja kita mengantisipasi itu, kita akan digulung oleh sejarah," kata Presiden Jokowi.
Namun Presiden Jokowi belum menjelaskan secara rinci ancang-ancang yang akan diambil pemerintah untuk menghadapi kebijakan Pemerintah Amerika Serikat yang akan dipimpin Donald Trump.
Sebagaimana diketahui, Donald Trump tak lama lagi akan dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat. Kebijakan-kebijakan yang akan diambil Donald Trump akan mempengaruhi dinamika ekonomi dan politik global.
Oleh sebab itu seluruh negara di dunia mengambil ancang-ancang untuk mengantisipasi akibat-akibat buruk yang akan ditimbulkan dari kebijakan-kebijakan ekonomi dan politik Presiden Trump termasuk Indonesia. (*)