Breaking News:

AJI: Pak Jokowi, Biarkan Papua Merdeka Secara Pers

Kegiatan pers di Indonesia belum sepenuhnya terbebaskan. Di Papua misalnya, wartawan asing harus izin ke 12 lembaga untuk bisa meliput.

TRIBUN/BIRO PERS
Presiden Joko Widodo dengan mengendarai motor trail meninjau langsung pembangunan jalan Trans Papua ruas Wamena-Mamugu 1, di Papua, Rabu (10/5/2017). TRIBUNNEWS/BIRO PERS 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Iman D Nugroho menjadi pembicara dalam acara Mimbar Bebas yang digelar grup band Slank di Markas Slank, Jalan Potlot III, Jakarta Selatan, Sabtu (20/5/2017).

Iman mengangkat isu kebebasan pers dalam acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional itu.

Menurut Iman, kegiatan pers di Indonesia belum sepenuhnya terbebaskan. Ia mengambil contoh aktivitas pers di Papua.

"Papua adalah wilayah kita. Di Papua itu kebebasan pers tidak ada. Wartawan asing harus izin ke 12 lembaga untuk bisa meliput," kata Iman.

Dalam kesempatan itu, Iman menyerukan kebebasan pers, khususnya di Papua kepada Presiden Joko Widodo, agar menghapuskan batasan-batasan bagi jurnalis yang ingin melakukan kegiatan jurnalistik.

"Pak Jokowi, hapus clearing house, biarkan Papua merdeka secara pers," kata Iman.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved