Breaking News:

Lebaran 2017

Evaluasi Mudik 2017, Menteri Perhubungan Akan Perbaiki Bus dan Motor

Budi juga mengakui bahwa arus mudik dapat berjalan dengan lancar karena dukungan dari media.

Kompas.com/Estu Suryowati
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memantau Dermaga 7 Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (2/7/2017). KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mendapat apresiasi dari dari berbagai pihak dan terutama DPR RI karena sukses mengatur arus mudik Lebaran 2017.

Menhub mengatakan, walau sudah semakin baik, masih ada yang kurang dan akan diperbaiki untuk tahun-tahun mendatang yakni mengenai kelaikan jalan bus dan motor.

Budi mengaku, kesuksesan mudik kali ini berkat kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jasa Marga dan Polri.

"Kita kerja sama, tidak ada ego sektoral seperti arahan Bapak Presiden (Joko Widodo)," kata Budi Karya Sumadi di Jakarta, Sabtu (8/7/2017).

Budi juga mengakui bahwa arus mudik dapat berjalan dengan lancar karena dukungan dari media.

"Yang penting adalah komunikasi, termasuk dengan teman-teman media. Terbukti, komunikasi membuat lead untuk kapan warga berangkat dan kapan warga pulang bisa terjaga dengan baik,” katanya.

Namun, Budi berujar, terdapat persoalan yang mesti diperbaiki ke depannya, khususnya untuk bus dan motor.

"Bus banyak yang tidak laik. Motor juga sebenarnya tidak laik untuk perjalanan jauh. Kita harus bersama-sama secara cerdas memikirkan itu," ujarnya.

Tahun depan, Budi berjanji akan meningkatkan pelaksanaan arus balik. Dengan telah rampungnya sarana transportasi, dia juga ingin meningkatkan prisarna.

"Kemudian bagaimana kita membuat intermoda. Dari ferry ke kereta api, dari ferry ke kapal terbang, dan sebagainya.”

Sementara itu, Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis mengatakan kunci keberhasilan penanganan arus mudik Lebaran adalah adanya terobosan dari pemerintah dan stakeholder terkait untuk mengurai persoalan yang ada.

"Kami lihat ada beberapa terobosan menarik," katanya.

Terobosan utama adalah gerbang tol ditambah yakni dari 14 buah menjadi 46 buah. Selain itu, tiket moda-moda transportasi dijual secara online.

"Terobosan-terobosan ini kami apresiasi. Terbukti, dari data yang kami dapat, terdapat penurunan tingkat kecelakaan hingga 14-15 persen,” kata politisi Partai Gerindra asal NTT ini.

Penulis: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved