Korupsi KTP Elektronik
Ical Dukung Tujuh Poin Hasil Pleno Golkar Sikapi Penetapan Tersangka Setya Novanto
"Kami akan mendorong apa yang sudah diputuskan di Pleno tadi, tujuh poin itu, saya rasa penting untuk menjadi sikap Golkar,"
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie, sepakat dengan tujuh poin yang dihasilkan dalam rapat pleno DPP Partai Golkar.
Menurut Ical, sapaan akrab Aburizal Bakrie, apa yang sudah menjadi kesepakatan dalam pleno harus dilaksanakan semua kader dan pengurus Golkar.
"Kami akan mendorong apa yang sudah diputuskan di Pleno tadi, tujuh poin itu, saya rasa penting untuk menjadi sikap Golkar," kata Ical di kediamannya, Jakarta, Selasa (17/7/2017).
Baca: Setya Novanto Tercatat Miliki Harta Kekayaan Sebesar Rp 114 Miliar
Paling penting bagi Partai Golkar saat ini menurut Ical adalah soliditas seluruh kader dari tingkat pusat hingga daerah.
Sehingga, seluruh agenda partai tetap berjalan seperti yang sudah diputuskan dalam Munaslub 2016 dan Rapimnas di Balikpapan.
"Seluruh jajaran harus tetap solid dan mendukung langkah-langkah yang akan diambil DPP," katanya.
Hanya dengan cara seperti itu, kata Ical, dirinya yakin Golkar tetap berjalan baik.
Termasuk berupaya maksimal dalam menghadapi agenda politik Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019.
Diketahui, Partai Golkar menggelar rapat Pleno dalam rangka menyikapi penetapan tersangka Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Setya Novanto menjadi tersangka kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik atau e-KTP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ketua-dewan-pembina-partai-golkar-aburizal-bakrie_20170718_225507.jpg)