Breaking News:

APPI Jalin Kerjasama dengan BKKBN

Keberhasilan program Kependudukan dan pembangunan di Indonesia tidak saja bermanfaat bagi kepentingan nasional.

Ist/Tribunnews.com
Aliansi Pita Putih Indonesia 9APPI) menandatangani Naskah Kesepakatan bersama Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) tentang Pengembangan, Peningkatan, Penggerakan, Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat Untuk Keselamatan Ibu Dan Bayi Baru Lahir dalam Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI) menandatangani Naskah Kesepakatan bersama Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) tentang Pengembangan, Peningkatan, Penggerakan, Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat Untuk Keselamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir dalam Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga.

Penandatanganan kerjasama dilakukan di Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Ketua Umum APPI Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan APPI yang dibentuk pada tahun 1999 dan direvitalisasi pada tahun 2002 sebagai organisasi kemasyarakatan yang non profit dan non politis mempunyai Visi yakni terwujudnya keselamatan dan kesejahteraan ibu hamil.

Menurut Giwo, dengan misi yang cukup komprehensif dalam mendukung kebijakan Pemerintah dibidang kependudukan dan pembangunan kesehatan, maka APPI perlu mendapatkan kesempatan untuk membuat kesepakatan bersama BKKBN.

Tujuannya untuk mensinergikan program, kegiatan serta fungsi para pihak dalam peningkatan pelaksanaan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga serta Program keselamatan, kesehatan ibu hamil, melahirkan, nifas, bayi baru lahir dan anak untuk mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera.

"Dengan ruang lingkup Advokasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE), Sosialisasi, promosi dan konseling, serta Peningkatan kompetensi SDM," ujarnya.

Jika melihat penduduk dunia tumbuh dengan cepat. Isu pertambahan jumlah penduduk ini menjadi ancaman terhadap kemungkinan terjadinya ledakan penduduk.

"Indonesia merupakan satu dari lima Negara penyumbang pertambahan penduduk dunia terbanyak sampai akhir 2050. Keempat Negara lain adalah Nigeria, Brazilia, India dan Pakistan," ujarnya.

Menurut dia, keberhasilan program Kependudukan dan pembangunan di Indonesia tidak saja bermanfaat bagi kepentingan nasional namun berdampak positif pula pada kondisi kependudukan global.

"Hasil Sensus Penduduk tahun 2010 semakin jelas menunjukkan bahwa pertambahan dan pertumbuhan penduduk di Indonesia meningkat," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved