Rabu, 6 Mei 2026

Seskab: Kerja Sama Pembangunan Kapal Ikan dengan Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja RI

Seskab Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hasil pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Tayang:
Dokumentasi Sekretariat Presiden
KERJA SAMA MARITIM - Seskab Teddy Indra Wijaya usai berkunjung ke Amsterdam, Belanda, Jumat (26/9/2025). Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hasil pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. 

Ringkasan Berita:
  • Seskab Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hasil pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
  • Ia menyebut ada komitmen investasi dari Inggris sebesar 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp90 triliun.
  • Kemudian ada kerja sama dalam pembangunan 1.582 kapal nelayan.

TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hasil pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer, Rabu (21/1/2026).

Teddy menyebut, dalam pertemuan dengan Keir Starmer pada Selasa (20/1/2026), ada tiga kerja sama yang berhasil dijalin.

"Jadi yang pertama ada komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling. Itu sekitar Rp90 triliun. Kemudian yang kedua ada kerja sama maritim. Kemudian yang ketiga ada kerja sama dalam pembangunan 1.582 kapal, kapal nelayan," ujar Teddy, dilansir YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/1/2026).

Nantinya, menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, sambung Teddy, kapal-kapal itu bakal mempekerjakan sekitar 600 ribu orang. 

Pasalnya, kapal itu akan diproduksi dan dirakit di Indonesia.

"Jadi 30.000 sendiri itu untuk awak kapalnya. Kemudian 400.000 untuk yang memproduksinya. Kemudian nanti ada 170.000 itu multiplier effect-nya di luar dari yang berkaitan langsung ya," terangnya.

Sebelumnya, Prabowo juga telah mengungkapkan bahwa Inggris akan membantu Indonesia dalam membangun 1.500 kapal ikan serta memperbaiki desa nelayan. 

"Ini sangat strategis bagi kita. Ini sangat akan mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi kita khususnya di bidang maritim." 

"Saya ingatkan tiga perempat Tanah Air kita itu adalah laut dan konsumsi protein kita, oleh rakyat kita masih terlalu rendah. Kita ingin tingkatkan untuk lebih baik lagi," kata Prabowo usai melakukan pertemuan dengan PM Inggris Keir Starmer di London pada Selasa.

Kerja sama dengan Inggris tersebut, katanya, merupakan bagian dari penguatan sektor maritim, tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperbaiki konsumsi protein masyarakat.

Selain itu, Prabowo mengatakan bahwa Inggris merupakan mitra penting dengan kekuatan di bidang teknologi dan keuangan. Inggris berminat untuk berinvestasi di Indonesia.

"Kita memandang UK, Inggris sebagai partner yang nanti bisa juga sangat berpartisipasi dalam ekonomi kita. Mereka punya teknologi, mereka punya keuangan finance yang sangat kuat, mereka berminat untuk investasi di Indonesia," tuturnya.

Baca juga: Satgas PKH Usut Unsur Pidana 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Prabowo Terkait Bencana Sumatera

Menurut Presiden, kemitraan tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk memperoleh manfaat dari transfer teknologi dan kemampuan keuangan Inggris.

Investasi tersebut sangat menguntungkan kedua negara, terutama Indonesia.

"Jadi saya kira partnership ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak," lanjutnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved