Breaking News:

Korupsi KTP Elektronik

Novel Baswedan: Miryam S Haryani Telah Ungkapkan Seluruh Fakta e-KTP

"Pertanyaan disampaikan ke Miryam S Haryani dan dijawab baik melalui lisan maupun tulisan."

Tribunnews.com/ Eri Komar Sinaga
Terdakwa Memberikan Keterangan tidak benar, Miryam S Haryani 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkapkan bahwa anggota DPR RI Miryam S Haryani telah mengungkapkan seluruh fakta-fakta tentang proyek e-KTP yang menyebabkan kerugian negara Rp 2,3 triliun.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) miliknya yang dibacakan jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (16/10/2017), Novel mengungkapkan dirinya tiga kali memeriksa Miryam di tingkat penyidik bersama dengan penyidik Irwan Susanto.

Baca: Agus Rahardjo Ungkap Kelemahan UU KPK

Pemeriksaan pertama pada 1 Desember 2016, kemudian 14 Desember 2016 dan 28 Januari 2017.

"Di luar dugaan saksi Miryam S Haryani menceritakan terhadap rekan-rekannya anggota DPR, kebanyakan komisi III dan pemanggilan saksi yang lainnya dan Saudara Miryam mengaku nantinya pemeriksaan di KPK akan diputar mentah akan membuat hal-hal yang tidak baik sehingga dia siap untuk bertahan dan memberikan keterangan tidak benar," kata jaksa KPK Kresno Wibowo saat membacakan BAP Novel Baswedan.

Dalam BAP tersebut, Miryam memutuskan untuk membeberkan seluruh fakta e-KTP karena hasil pemeriksaan tidak sesuai dengan keterangan anggota DPR tersebut.

"Kemudian memutuskan menjelaskan seluruhnya fakta-fakta tentang proyek e-KTP," kata Novel.

Baca: Komisioner KPK: Musuhnya Keenakan Kalau Kita Semua Berantem

Menurut Novel, pemeriksaan tersebut tidak berada dalam susana tegang.

Halaman
12
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved