Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H
Bryan Andrew Ajak Anak Muda Milenial Jaga Aklak dan Seimbang Dalam Beribadah
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H tak hanya sekadar seremonia belaka. Harus ada makna yang mengena bagi siapa saja
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fx Ismanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H tak hanya sekadar seremonia belaka. Harus ada makna yang mengena bagi siapa saja yang memperingatinya. Terutama dari sisi memaknai teladan dari sikap Rasulullah.
Rohis SMA Negeri 60 Jakarta memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, bertujuan meningkatkan keimanan dan ketaqwaab kepada Allah SWT. Mengharapkan syafaat dari Rasulullah SAW, meningkatkan ukhuwah islamiyah antar sesama muslim, membentuk karakter islami kepada peserta didik dan melaksanakan kerja ekstrakurikuler Rohis SMA Negeri 60 periode 2017-2018.
Salah satu murid SMA 60 yang juga sebagai bintang sinetron, Bryan Andrew Betrisey mengatakan, hadir diacara Maulid adalah hal yang akan membuat dirinya menjadi mengerti akan arti Maulid. Begitu pula makna dan manfaatnya.
Hal inilah yang berusaha ditanamkan organisasi Rohani Islam (Rohis) SMA Negeri 60 Jakarta periode 2017-2018 saat menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, Rabu (20/12).
“Kegiatan ini mengajarkan siswa untuk meneladani sikap-sikap Rasulullah. Anak-anak jaman sekarang mungkin belum terlalu paham. Pelan-pelan dengan acara seperti ini mereka akan tahu, dan kemudian paham,” ujar pesinetron Bryan Andrew Betrisey kepada media di sela acara Maulid berlangsung di SMU 60, Jakarta.
Saat ditanya apa saja yang bisa dilakukan anak-anak milenial di jaman sekarang dalam upaya meneladani sikap-sikap Rasulullah, Bryan menyebut dua hal penting. “Jaga akhlak dan seimbang dalam beribadah,” ucapnya.
Ditambahkan Kepala Sekolah SMAN 60 Jakarta, Bahari Lubis, dalam proses belajar disekolah yang dipimpinnya, para peserta didik tidak hanya dituntut harus pintar, tapi juga harus tertata mental dan ahlaknya.
“Anak-anak ini juga harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya. Hanya dengan melihat, orang tahu bahwa mereka alumni SMA ini. Ini semua perjuangan, butuh proses. Pendidikan itu butuh proses,” ujar Bahari Lubis.
Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H ini sendiri, jelas Bahari, berlangsung sejak pukul 06.30 hingga pukul 11.30 WIB dengan puncak acara Tausiyah oleh Ustad H. Ahmad Syaiful Reza. "Ada penampilan Hadroh, shalawatan guru dan santunan bagi anak yatim," pangkas Bahari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rohis-sman-60-jakarta-gelar-maulid-nabi-muhammad-saw-1439-h_20171222_195803.jpg)