Breaking News:

PAN Dorong RUU Perlindungan Data Pribadi Dimasukkan Dalam Prolegnas 2018

"Meski Prolegnas 2018 sudah disepakati, namun bila pemerintah punya kemauan, bisa mengusulkan lagi RUU PDP,"

dok. DPR RI
Hanafi Rais. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak Kemenkominfo untuk mendorong Kementerian Hukum dan HAM mengusulkan dimasukkannya Rancangan Undang-undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2018.

Hal itu untuk mengantisipasi disalahgunakannya data pribadi masyarakat saat menggunakan layanan e-commerce maupun aplikasi transportasi umum.

Baca: Laksamana Ade Supandi: Jabatan KSAL Harus Saya Serah Terimakan Paling Lambat Mei

Baca: Jika Disetujui Parlemen, Goda Perempuan di Perancis Bisa Berujung Denda Rp 1,5 Juta

Mewakili partainya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Ahmad Hanafi Rais menyatakan RUU PDP sangat diperlukan untuk melindungi data pribadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Menurutnya, jika pemerintah menghendaki, maka RUU PDP bisa saja dimasukkan dalam Prolegnas 2018.

"Meski Prolegnas 2018 sudah disepakati, namun bila pemerintah punya kemauan, bisa mengusulkan lagi RUU PDP," ujar Hanafi, Jumat (26/1/2018).

Putra dari pendiri PAN, Amien Rais itu menyatakan bahwa Prolegnas 2018 itu merupakan satu momentum yang bisa membuat Undang-undang (UU) dapat mecakup semua kebutuhan masyarakat.

Khususnya terkait dengan tren big data saat ini.

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved