Rabu, 22 April 2026

Rachland Nashidik Disarankan Ikut Ungkap Korupsi e-KTP, Bukan Kaburkan Persoalan

Pernyataan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik kepada Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tidak menyentuh akar persoalan

Editor: Rachmat Hidayat
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto saat mendengarkan keterangan saksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (19/3/2018) lalu. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Pernyataan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik kepada Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tidak menyentuh akar persoalan. Sebaiknya, politisi muda Demokrat tersebut ikut membantu mengungkap korupsi e-KTP ketimbang mencela pihak lain.

"Apa yang disampaikan Sekjen PDI Perjuangan adalah kebenaran, bahwa PDI Perjuangan berada di luar pemerintahan, tidak dalam kapasitas desainer kebijakan, dan meminta agar Gamawan Fauzi memberi penjelasan secara gamblang ke rakyat? Apakah pernyataan itu salah?" kata Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Rio Sambodo, di Jakarta, Selasa (27/3).

Rio mengingatkan, sebuah kebijakan dimulai dari pengguna anggaran yang mengusulkan kebijakan. Dalam kebijakan e-KTP, pengusulnya Mendagri saat itu, Gamawan Fauzi.

"Serangan Demokrat seolah menutupi akar persoalan e-KTP tersebut yang memang terjadi saat pemerintahan SBY. Mengapa Demokrat terkesan alergi.  Apakah karena ada yang ditutup-tutupi?” ujar Rio.

Sekiranya Demokrat kesatria, katanya lagi, seharusnya partai besutan SBY itu ikut mendorong Gamawan Fauzi mempertanggujawabkan perbuatannya. "Itu cara yang benar di dalam membela Pak SBY. Coba sebut, di mana pernyataan Hasto yang salah?” tantang Rio.

Rio mengatakan, sebenarnya pihaknya ingin mengajak Demokrat untuk berani mengungkapkan siapa yang bertanggung jawab atas persoalan ini.

“Dan sekiranya Demokrat sependapat dengan kami, bahwa segala sesuatunya dimulai dari pengguna anggaran, yaitu Pak Gamawan Fauzi maka ini bisa menjadi arah positif atas pengungkapan tuntas kasus korupsi tersebut,” ujarnya lagi.

Sebelumnya diberitakan,  Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik menyatakan, partainya tak memiliki masalah dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, partainya memiliki hubungan baik dengan Jokowi.

Hal itu disampaikan Rachland menanggapi pernyataan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto yang membantah PDI-P berupaya memisahkan Jokowi dengan Demokrat.

"Hubungan kami selama ini dengan Pak Jokowi justru tak bisa dibilang buruk. Bahkan, Pak Jokowi dalam acara Rapimnas Partai Demokrat beberapa waktu lalu mencoba kian mendekatkan diri kepada kami dengan menyebut dirinya juga 'Demokrat'," kata Rachland melalui keterangan tertulis, Selasa (27/3/2018).

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved