Hari Kartini

Dengar Kabar Cicit RA Kartini Hidup Susah, Ini yang Akan Dilakukan Pemprov Jateng

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana membentuk sebuah tim kecil untuk membantu kehidupan keturunan Raden Ajeng Kartini.

Dengar Kabar Cicit RA Kartini Hidup Susah, Ini yang Akan Dilakukan Pemprov Jateng
WIKIMEDIA COMMONS/chirpstory.com
RA Kartini dan anaknya, Raden Mas Soesalit 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana membentuk sebuah tim kecil untuk membantu kehidupan keturunan Raden Ajeng Kartini.

Hal itu dilakukan setelah Bupati Jepara Ahmad Marzuki menyebut adanya keturunan pahlawan nasional RA Kartini yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Baca: Tak Gabung di Timses Prabowo? Mahfud MD: Saya Tidak Diajak Lagi, Kan Sudah Kalah

Baca: Hasil Liga Italia Tadi Malam: Tundukkan Juventus, Napoli Buka Peluang Juara Serie A

"Nanti kami coba rumuskan bersama tim kecil. Apa yang disampaikan bupati harus kita tanggapi dan ditindaklanjuti,” ujar Penjabat Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko, sebagaimana dilansir dari situs resmi Pemprov Jateng, Minggu (22/4/2018).

Bantuan untuk keturunan RA Kartini itu rencananya berupa beasiswa, tempat tinggal, hingga bantuan lain setiap peringatan Hari Kartini tiap 21 April.

“Jadi ada bantuan tahunan dan ada yang berkelanjutan," pintanya.

Heru mengatakan, tim kecil yang mencoba membatu mengurai masalah itu berasal dari satuan kesejahteraan rakyat, dan SKPD terkait dibantu dari Pemkab Jepara.

Semua unsur itu bahu-membahu memikirkan langkah dan upaya bersama untuk membantu kehidupan para cicit RA Kartini itu.

Bupati Jepara Ahmad Marzuki, di sela peringatan hari Kartini di Pendopo Kabupaten Jepara, Sabtu (21/4/2018), mengungkapkan keturunan langsung RA Kartini yang tinggal di Bogor, Jawa Barat tinggal dalam kondisi memprihatinkan.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved