Breaking News:

Polri Diminta Bergerak Cepat Tangani Hoax

"Oleh sebab itu, gerak cepat Polri dalam melakukan pengusutan hoaks memang harus dilakukan,”

grid.id
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang kampanye Pemilu 2019, aparat kepolisian diminta melakukan penegakan hukum terhadap pelaku penyebaran kabar bohong atau hoax.

Ketua Himpunan Pemerhati Hukum Siber Indonesia (HPHSI), Galang Prayogo, mengatakan instansi Polri harus bergerak cepat merespons semua hoax yang meresahkan masyarakat.

Apalagi, kata dia, memasuki tahun politik, hoax dapat menjadi api dalam sekam yang bisa memiliki daya rusak jika tak cepat ditanggulangi.

Baca: Terbakar Api Cemburu, Pria di Tangerang Bacok Suami Mantan Istrinya

"Oleh sebab itu, gerak cepat Polri dalam melakukan pengusutan hoaks memang harus dilakukan,” kata Galang, Senin (17/9/2018).

Dia mengapresiasi gerak cepat aparat kepolisian menangkap pelaku penyebaran hoax terkait kericuhan aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut dia, cepatnya penangkapan terhadap pelaku harus diapresiasi.

Hal ini menunjukkan bahwa Polri benar-benar serius memerangi hoax.

Baca: Pembunuh di Cikarang Ditangkap Setelah Mengaku Sering Dihantui Arwah Korbannya

"Penyebaran video rusuh yang viral kemarin lusa itu barangkali oleh sebagian orang dinilai receh, tetapi dampak yang ditimbulkan tidak bisa dibilang sepele," kata dia.

Atas dasar itu, dia berharap, pengusutan kasus hoax dilakukan dengan cepat hanya lantaran si pelaku berasal dari golongan yang menentang pemerintah saja.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved