Minggu, 3 Mei 2026

Gempa di Sulteng

Koordinasi Antar Instansi Dilakukan agar Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran

Pemerintah masih menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam di Sulawesi Tengah dan daerah sekitarnya

Tayang:
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUN MANADO/Andreas Ruauw
Personel TNI gabungan sedang berusaha menyiapkan alat berat model buldozer dan eskavator untuk dimuat di dalam pesawat Hercules A 1320 yang sedang standby di Landasan Udara Sam Ratulangi Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (30/9). Sejumlah bantuan berupa alat evakuasi dan logistik ikut diperbantukan ke lokasi bencana alam di Palu dan Donggala. (TRIBUN MANADO/Andreas Ruauw) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah masih menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam di Sulawesi Tengah dan daerah sekitarnya. Bantuan diberikan dalam berbagai bentuk.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan pihaknya melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar bantuan tersalurkan kepada masyarakat.

"BNPB masih terus menerima bantuan. Jadi, bantuan-bantuan terus kami lakukan," ujar Sutopo saat jumpa pers Update Penanganan Bencana Gempa dan Tsunami di Kota Palu dan Donggala di Gedung BNPB, Jakarta, Senin (1/10/2018).

Dia menjelaskan, pihaknya melakukan pembagian tugas kepada relawan-relawan yang sudah berada di lokasi bencana alam. Selain itu, relawan juga diminta untuk menyalurkan bantuan langsung kepada korban.

Menurut dia, relawan dari LSM maupun masyarakat diminta untuk melaporkan diri ke Posko Tanggap Darurat yang berada di Makorem Palu. Untuk kemudian, kata dia, relawan itu akan diarahkan.

"Untuk kemudian, mereka ke mana atau kami arahkan. Kemudian, apa yang dibawa ke sana," kata Sutopo.

Sejauh ini, dia menilai, masyarakat membutuhkan banyak bantuan. Bantuan, seperti Bahan Bakar Minyak (BBM), tempat untuk rumah sakit, obat-obatan, kantong mayat, dan kain kafan.

Lalu, alat bantu untuk disabilitas, kursi roda, tenaga medis, tenda pengungsi, terpal, pakaian, makanan siap saji, dan alat mandi.

"Kebutuhan sehari-hari diperlukan. Ini kebutuhan sangat mendesak," tegasnya.

Dia menambahkan, bantuan didatangkan melalui jalur udara, darat ataupun laut. Salah satunya melalui Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Bantuan diangkut menggunakan pesawat hercules untuk kemudian ditempatkan di gudang logistik.

Gudang logistik ditempatkan di Makorem. Sehingga, barang bantuan setelah tiba di bandara, lalu dibawa ke gudang sementara. Untuk kemudian, dibawa ke gudang logistik di Makorem. Dari gudang logistik bantuan disalurkan langsung kepada masyarakat.

Untuk akses darat, jalan Palu Kuali di Sigi sudah dapat dilalui kendaraan roda dua. Jalur Palu-Mamuju dan Palu-Poso juga sudah dapat dilalui.

Sebelumnya, Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy, meminta agar penyaluran bantuan dapat tersalurkan langsung kepada masyarakat tanpa melalui birokrasi yang kaku di tingkat bawah.

Dia menyayangkan, adanya bantuan asing melalui pesawat yang ditolak mendarat. Padahal, menurut dia, Presiden Joko Widodo telah membuka diri terhadap bantuan asing.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved