BNPB Catat Bencana Awal Mei dari Jakarta hingga Jawa Barat
Banjir dan cuaca ekstrem melanda Jawa, ribuan warga terdampak. BNPB imbau waspada potensi hujan lebat
Ringkasan Berita:
- Bencana hidrometeorologi seperti banjir dan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, terutama Pulau Jawa, menyebabkan ribuan warga terdampak
- Data BNPB mencatat lebih dari 3.300 jiwa terdampak di Jakarta serta kerusakan rumah dan korban jiwa di Bogor dan Langkat
- BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem masih berlanjut hingga beberapa hari ke depan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, cuaca ekstrem, dan angin kencang tercatat terjadi di beberapa wilayah Indonesia, khususnya di Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada periode pemantauan 1 Mei 2026 pukul 07.00 WIB hingga 2 Mei 2026 pukul 07.00 WIB terjadi bencana diantaranya banjir yang berdampak di 12 kelurahan di Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (1/5).
Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Cilandak Barat, Pondok Labu, Jagakarsa, Cipedak, Cipulir, Pondok Pinang, dan Pejaten Timur di Kota Jakarta Selatan.
“Selain itu, banjir juga terjadi di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Balekambang, Cawang, dan Cililitan di Kota Jakarta Timur,” ujar Kapusdatin BNPB Abdul Muhari, Sabtu, (2/5/2026).
Kejadian ini berdampak pada sekitar 1.241 kepala keluarga atau 3.392 jiwa. BPBD DKI Jakarta melaporkan sebanyak 1.241 rumah warga terdampak.
Selanjutnya, bencana hidrometeorologi juga melanda beberapa wilayah di Provinsi Jawa Barat. Banjir melanda Desa Rawa Panjang dan Desa Bojong Baru di Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, pada Jumat (1/5) pukul 17.30 waktu setempat.
Banjir dilaporkan terjadi setelah hujan deras berdurasi panjang dan diperparah oleh penyempitan saluran Kali Baru. Ketinggian air mencapai 120 sentimeter.
Baca juga: Kenapa Banjir dan Tanah Longsor Makin Sering? Ini Penjelasan Kerusakan Lingkungan
“Sebanyak 60 unit rumah terdampak dengan rincian 10 unit di Desa Bojong Baru dan 50 unit di Desa Rawa Panjang. Pascakejadian, BPBD bersama tim gabungan segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan,” katanya.
Sementara di wilayah Kabupaten Bogor, cuaca ekstrem yang ditandai hujan deras disertai angin kencang menimbulkan korban jiwa di Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Gunung Putri. Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa pohon palem, sementara satu orang lainnya meninggal setelah tertimpa pagar tembok saat berteduh. Korban meninggal dunia segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Selain korban jiwa, angin kencang juga menyebabkan dua unit rumah rusak ringan, satu unit rumah rusak sedang, satu kendaraan roda dua terdampak, serta beberapa pohon tumbang.
“BPBD Kabupaten Bogor bersama tim gabungan segera membersihkan sisa pohon tumbang agar akses jalan dapat kembali digunakan. Sementara itu, rumah yang rusak masih dalam proses pendataan untuk dilakukan perbaikan,” katanya.
Cuaca ekstrem juga melanda Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, pada Jumat (1/5) pukul 11.47 WIB. Angin kencang menyebabkan kerusakan rumah warga di Desa Camar Condong, Kecamatan Pematang Jaya. BPBD Kabupaten Langkat melaporkan sebanyak delapan unit rumah rusak dengan rincian lima rusak berat, dua rusak sedang, dan satu rusak ringan.
Ia mengatakan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem terjadi pada periode 2 hingga 4 Mei 2026. Sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Sementara itu, wilayah Jawa Barat berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
BNPB kata dia mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, baik basah maupun kering. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir diharapkan rutin memantau kondisi cuaca, memelihara saluran drainase, serta segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman apabila hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam dan mengurangi jarak pandang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Abdul-Muhari-BNPB-3210.jpg)