Breaking News:

Survei Indikator: Pemilih Jokowi di Partai Demokrat Sebanyak 40,5 Persen

Lembaga Survei Indikator merilis hasil terbaru bertajuk 'Split-Ticketing Voting' di Cikini V, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu, (23/1/2019).

Tribunnews.com/Rina Ayu
Lembaga Survei Indikator merilis hasil terbaru bertajuk 'Split-Ticketing Voting' di Cikini V, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu, (23/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Lembaga Survei Indikator merilis hasil terbaru bertajuk 'Split-Ticketing Voting' di Cikini V, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu, (23/1/2019).

Peneliti Indikator, Rizka Halida, mengatakan, pada basis koalisi Prabowo - Sandi, Partai Berkarya memilih pertahana sebanyak 42,1 persen.

Sementara, Partai Demokrat 40,5 persen, PAN 26 persen, PKS 21 persen, dan Gerindra 14 persen.

"Partai Berkarya paling besar terbelah ke Jokowi - Ma'ruf 42,1 persen," ujarnya.

Ia menerangkan, secara sosiologi basis koalisi pasangan capres nomor 02 itu, terbelah pada kelompok perempuan, kelompok usia tua, kalangan kerah biru, di pedesaan, dan terutama di wilayah tengah Pulau Jawa dan Timur di Indonesia.

Baca: Ramalan Zodiak Kamis 24 Januari 2019: Taurus Dikecewakan Orang Kepercayaan, Keuangan Virgo Lesu

"Kelompok itu biasanya lebih pasif dalam masalah-masalah politik dan pemerintahan," jelas dia.

Sementara, dalam survei Indikator lain, pemilih partai Berkarya di Pemilu 2019 sendiri hanya 0,8 persen,
Partai Demokrat 6,3 persen, PKS 4,2 persen, serta Partai Gerindra 12 persen.

Menyikapi hal itu, anggota Partai Demokrat Roy Suryo mengatakan, sejak awal partai berlambang Mercy itu, menyerahkan kebebasan kepada anggota partainya untuk memilih calon presidennya.

"Kita (Partai Demokrat) memberikan kebebasan kepada anggota Partai Demokrat untuk menentukan pilihannya, makanya waktu itu menyebut dua kaki satu kaki menangkan pileg dan satu kaki menangkan pilpres," ujar Roy yang ditemui di kesempatan yang sama.

Populasi survei ini berasal dari sebanyak 1220 responden yang dipilih secara random (multistage random sampling), WNI berusia 17 tahun lebih.

Dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka pada 16-26 Desember 2018.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved